Headline.co.id, Lumajang ~ Sebanyak 16 mahasiswa dari Universitas Lumajang memulai program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Sumbersuko, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Program ini berlangsung selama satu bulan, dimulai pada 28 Juli hingga 28 Agustus 2026. Mahasiswa akan mengimplementasikan ilmu yang mereka peroleh di bangku kuliah dengan fokus pada penguatan administrasi pemerintahan, edukasi hukum, dan pengembangan sektor pertanian.
Acara penerimaan resmi peserta KKN Universitas Lumajang Tahun Akademik 2026/2027 dilakukan oleh Pemerintah Desa Sumbersuko di Balai Desa Sumbersuko. Wakil Rektor III Universitas Lumajang, Sujono, menyatakan bahwa KKN ini merupakan kesempatan bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang telah dipelajari serta memahami kebutuhan masyarakat secara langsung. “KKN menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus memahami kebutuhan nyata masyarakat,” ujarnya.
Sekretaris Desa Sumbersuko, Khoniar Tristiasih, menyambut baik kehadiran para mahasiswa tersebut. Ia menilai kolaborasi dengan perguruan tinggi adalah kesempatan untuk menghadirkan gagasan dan inovasi baru yang dapat mendukung pembangunan desa. “Kolaborasi ini menjadi kesempatan untuk menghadirkan gagasan dan inovasi baru yang dapat mendukung pembangunan desa,” katanya.
Mahasiswa yang terlibat dalam KKN ini berasal dari Program Studi Ilmu Administrasi, Ilmu Hukum, dan Ilmu Pertanian. Mereka akan menjalankan program kerja sesuai dengan bidang keilmuan masing-masing, dengan melibatkan pemerintah desa dan masyarakat setempat. Melalui pendekatan lintas disiplin, mahasiswa diharapkan dapat menghadirkan inovasi dalam tata kelola administrasi pemerintahan desa, meningkatkan pemahaman hukum masyarakat, serta mendukung pengembangan sektor pertanian sebagai salah satu potensi Desa Sumbersuko.
Program KKN ini juga diharapkan menjadi sarana pertukaran pengetahuan mahasiswa dan warga. Mahasiswa dapat memahami persoalan yang dihadapi masyarakat secara langsung, sedangkan pemerintah desa dan warga memperoleh pendampingan serta perspektif baru dalam mengembangkan potensi lokal. Kolaborasi Universitas Lumajang dan Pemerintah Desa Sumbersuko ini diharapkan tidak hanya memenuhi agenda akademik, tetapi juga mampu menghasilkan program yang relevan, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.
















