Headline.co.id, Kota Gorontalo ~ Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda, dan Olahraga (Disparekrafpora) Provinsi Gorontalo, Sultan Kalupe, menegaskan bahwa pihaknya akan memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan standar keselamatan wisata bahari tetap terjaga. Hal ini dilakukan menyusul insiden kecelakaan kapal di Teluk Tomini. Sultan juga mengucapkan terima kasih kepada tim pencarian dan pertolongan (SAR) gabungan serta masyarakat yang telah berperan aktif dalam proses penyelamatan.
“Alhamdulillah, berdasarkan laporan terakhir, 11 wisatawan mancanegara, 1 anak buah kapal (ABK), dan 1 warga lokal yang ikut dalam pelayaran tersebut telah selamat,” ujar Sultan Kalupe pada Senin (26/7/2026). Sultan memberikan apresiasi kepada tim SAR gabungan dan masyarakat atas kerjasama mereka dalam proses penyelamatan. Saat ini, pencarian terhadap nahkoda kapal masih terus dilakukan. “Kami berharap dan berdoa agar beliau segera ditemukan,” tambah Sultan.
Sementara itu, Kepala Bidang Pariwisata Disparekrafpora Provinsi Gorontalo, Gema Putra Baculu, menyatakan bahwa kecelakaan di Teluk Tomini menjadi momen refleksi bagi semua pemangku kepentingan di sektor pariwisata. “Faktor keamanan dan keselamatan harus selalu didahulukan, untuk menjamin sektor pariwisata yang bertanggung jawab,” kata Gema.
Sebanyak 11 wisatawan mancanegara yang menjadi korban kecelakaan laut di perairan Teluk Tomini kini sudah berada di resort di Pulau Una-Una, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah. Dari total 14 orang di kapal, 11 di antaranya adalah wisatawan mancanegara, satu penumpang lokal, dan dua anak buah kapal. Sebanyak 13 korban kapal tenggelam di perairan Teluk Tomini ditemukan selamat pada Sabtu siang, sementara satu orang, kapten kapal, dilaporkan hilang dan hingga Sabtu sore masih dalam pencarian. (mcgorontaloprov/ppid)

















