Headline.co.id, Jakarta ~ Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kementerian Agama (Kemenag) bersama Canva Indonesia meluncurkan Program Kemenag Edukreatif secara daring, Kamis (24/9/2026). Program ini ditujukan bagi sumber daya manusia pendidikan dan keagamaan untuk meningkatkan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi, termasuk pemanfaatan kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI). Hingga peluncuran program, lebih dari 25.000 peserta telah mendaftar untuk mengikuti rangkaian pembelajaran yang membahas pemanfaatan AI dalam mendukung tugas pendidik.
Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan, AI telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan, terutama di bidang pendidikan. Menurut dia, kemampuan beradaptasi dibutuhkan agar perkembangan teknologi dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas, kreativitas, dan efektivitas layanan.
“AI adalah alat bantu yang luar biasa untuk melipatgandakan produktivitas, kreativitas, dan efektivitas layanan kita. Tugas kita adalah memastikan bahwa pemanfaatannya senantiasa berada di atas koridor yang etis, integritas, dan pedoman yang benar,” jelas Nasaruddin secara daring.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Kemenag Edukreatif dorong pendidik kuasai AI
Nasaruddin menyebut Kemenag Edukreatif sebagai upaya Kementerian Agama memastikan insan pendidikan tidak hanya menjadi pengguna teknologi. Melalui program tersebut, para pendidik diharapkan dapat menjadi pencipta dan penggerak perubahan dengan memanfaatkan teknologi untuk mendukung pelaksanaan tugas.
Ia juga mengapresiasi kesediaan Canva Indonesia menggandeng Kemenag dalam meningkatkan kompetensi pendidik, khususnya dalam menggunakan AI. Namun, Nasaruddin mengingatkan agar pemanfaatan teknologi tetap berjalan seiring dengan penguatan nilai kemanusiaan dan etika.
Menurut dia, kemajuan teknologi tidak boleh membuat manusia kehilangan kecerdasannya sebagai manusia. Penggunaan teknologi juga harus tetap mempertahankan nilai peradaban dan kebenaran yang dijunjung tinggi.
“Jangan sampai penggunaan teknologi meninggalkan nilai peradaban dan kebenaran yang selama ini kita junjung tinggi. Karena itu, upgrade kompetensi dengan teknologi ini juga harus berjalan seiring dengan penguatan etika,” ungkapnya.
Lebih dari 25.000 peserta telah mendaftar
Kepala BMBPSDM Kemenag Muhammad Ali Ramdhani mengatakan, Kemenag Edukreatif mendapat sambutan dari masyarakat. Hingga saat ini, lebih dari 25.000 peserta tercatat telah mendaftar.
Menurut Ali, jumlah pendaftar tersebut menunjukkan besarnya kebutuhan terhadap pengembangan keterampilan kreatif dan pemanfaatan teknologi digital, terutama di lingkungan Kementerian Agama.
Kerja sama Kemenag dan Canva Indonesia akan berlanjut setelah Grand Launching. Ali, yang akrab disapa Kaban Dhani, mengatakan rangkaian webinar lanjutan akan digelar dalam beberapa sesi selama September hingga Oktober 2026.
Materi yang disiapkan mencakup pengembangan soal dan media pembelajaran. Rangkaian kegiatan ini diharapkan memberi kesempatan kepada para pendidik untuk mempelajari, mencoba, dan berbagi pengalaman dalam menerapkan teknologi pada proses pembelajaran.
“Kolaborasi ini diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan ruang bagi para pendidik untuk belajar, mencoba, berbagi pengalaman, serta mengembangkan praktik pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran,” ungkap Kaban Dhani.
Peserta belajar membuat infografis dengan AI
Country Manager Canva Indonesia Stefanie Herlie mengatakan, AI saat ini menjadi alat yang sangat powerful untuk mendukung kreativitas. Salah satu pemanfaatannya adalah membantu pendidik dalam melaksanakan proses pembelajaran.
Stefanie menyebut pendidik memiliki tugas besar dalam mencetak generasi masa depan Indonesia yang unggul melalui pendidikan yang baik. Menurut dia, penyajian materi yang menarik dan didukung desain yang terintegrasi dengan ide kreatif dapat membantu proses pembelajaran berjalan efektif.
“Canva ingin mendukung Bapak dan Ibu dalam menjalankan peran tersebut. Itulah mengapa kegiatan hari ini menjadi sangat penting bagi kami. Kami melihat webinar Kemenag Edukreatif sebagai langkah awal dari kemitraan yang lebih mendalam,” ungkap Stefanie.
Dalam Grand Launching Kemenag Edukreatif, peserta memperoleh materi awal mengenai pemanfaatan AI untuk membuat infografis. AI dan Canva Pendidikan diarahkan untuk membantu pendidik menghasilkan bahan pembelajaran yang lebih menarik sekaligus menghemat waktu dalam proses penyusunannya.
Peserta yang menyelesaikan pembelajaran mendapatkan sertifikat dengan bobot 2 Jam Pelajaran (JP). Setelah peluncuran, program akan diteruskan melalui sejumlah webinar pada September hingga Oktober 2026 dengan materi, lain, pengembangan soal dan media pembelajaran.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.


















