Headline.co.id, Pekanbaru ~ Pemerintah Provinsi Riau sedang mempercepat penerapan konsep One Data Riau sebagai langkah strategis untuk mengintegrasikan layanan publik dan data pemerintahan dalam satu sistem digital. Melalui platform terpadu ini, masyarakat dan pemangku kepentingan diharapkan dapat mengakses berbagai layanan pemerintah dengan lebih mudah, cepat, dan efisien. Penguatan konsep ini dibahas dalam rapat tindak lanjut Evaluasi Kinerja Pemerintah Digital Tahun 2026 yang berlangsung di Ruang Rapat Melati, Kantor Gubernur Riau, Kota Pekanbaru, Rabu (15/7/2026).
Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, menyatakan bahwa Pemprov Riau menargetkan terwujudnya One Data Riau dalam waktu dekat. Menurutnya, keberadaan basis data terpadu akan memudahkan masyarakat dalam memperoleh informasi sekaligus mendukung penyusunan kebijakan berbasis data (evidence-based policy). Ia menegaskan bahwa transformasi digital pemerintahan harus mampu menghilangkan sekat antarlembaga sehingga seluruh data dapat terhubung dalam satu sistem. “Transformasi digital ini harus menghilangkan sekat-sekat antarlembaga,” ujar Syahrial.
Sebagai contoh, Syahrial menyoroti sistem layanan di sejumlah rumah sakit swasta yang telah mengintegrasikan berbagai layanan dalam satu aplikasi. Menurutnya, konsep serupa perlu diterapkan di lingkungan rumah sakit milik pemerintah daerah agar masyarakat lebih mudah mengakses informasi layanan kesehatan. Ia menyebutkan sejumlah rumah sakit yang menjadi prioritas integrasi, yaitu RSUD Arifin Achmad, Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Tampan, dan RSUD Petala Bumi. “Kita harus memastikan integrasi ini berjalan di rumah sakit milik pemerintah daerah,” jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Riau memaparkan rancangan teknis pengembangan Pemerintah Digital (Pemdi). Pengembangan tersebut mencakup portal layanan terpadu, layanan informasi publik, penyediaan domain dan rumah data Riau, serta pengenalan aplikasi Selasar Riau sebagai gerbang utama layanan digital bagi masyarakat. Melalui pengembangan One Data Riau, Pemprov Riau berharap seluruh layanan pemerintahan dapat terintegrasi secara efektif sehingga meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis digital, serta mempercepat pengambilan keputusan yang didukung data yang akurat dan terbarukan.





















