Headline.co.id, Gubernur Gorontalo ~ Gusnar Ismail, mengundang Muhammadiyah dan Aisyiyah untuk memperkuat kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam mendukung pembangunan daerah. Fokus utama kolaborasi ini adalah pada sektor pendidikan, ekonomi, dan pengembangan sumber daya manusia. Ajakan ini disampaikan oleh Gubernur saat membuka Musyawarah Pimpinan Wilayah Muhammadiyah dan Aisyiyah Gorontalo di Aula Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) pada Selasa, 14 Juli 2026.
Gubernur menekankan peran strategis Muhammadiyah sebagai organisasi yang telah lama berkontribusi dalam bidang pendidikan hingga ke pelosok daerah. Ia mengajak Muhammadiyah untuk bekerja sama dengan pemerintah dalam mengatasi masalah sekitar 25 ribu anak usia sekolah di Gorontalo yang belum mendapatkan pendidikan. “Saya yakin dan percaya para tenaga pendidik dan pendidikan di Muhammadiyah bisa bekerjasama dengan kami untuk mengurangi, minimal mengurangi angka itu agar supaya anak-anak Gorontalo ini semuanya bisa sekolah,” ujar Gubernur.
Di sektor ekonomi, Gubernur menyampaikan optimisme terhadap program hilirisasi ayam yang dipercayakan pemerintah pusat kepada Provinsi Gorontalo. Program ini diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan menekan angka kemiskinan di daerah. Selain itu, Gubernur juga meminta dukungan Muhammadiyah dalam pembangunan infrastruktur strategis, termasuk persiapan Gorontalo sebagai embarkasi haji.
Gubernur menjelaskan bahwa pembangunan apron pesawat berbadan lebar sedang berlangsung dan ditargetkan selesai pada 2027. “Kalau seluruh tahapan selesai sesuai rencana, insya Allah tahun 2028 Gorontalo sudah bisa menjadi embarkasi haji. Sebelum itu, kami juga mengupayakan penerbangan umrah langsung dari Gorontalo,” pungkasnya. (mcgorontaloprov/mila)















