Headline.co.id, Demak ~ Push bike, sebuah olahraga yang melatih keterampilan anak usia dini, kini semakin populer di kalangan anak-anak berusia 2 hingga 5 tahun. Olahraga ini mengajarkan anak-anak untuk bersepeda tanpa pedal, yang membantu mengembangkan kemampuan motorik dan karakter mereka. Ketua Push Bike Demak, Rizki Eka Taufik, menjelaskan bahwa pembinaan ini tidak hanya fokus pada teknik mengendarai push bike, tetapi juga menanamkan nilai-nilai positif seperti keberanian, disiplin, sportivitas, dan rasa percaya diri.
Rizki menyebutkan bahwa olahraga push bike mulai diperkenalkan di Indonesia sejak tahun 2014 dan mengalami perkembangan pesat pada periode 2020–2021. Berbeda dengan sepeda biasa, push bike tidak menggunakan pedal, sehingga anak-anak menggerakkan sepeda dengan dorongan kaki. Metode ini dianggap efektif dalam membantu anak-anak belajar menjaga keseimbangan sebelum beralih ke sepeda konvensional.
Saat ini, Push Bike Demak memiliki 12 anggota aktif yang rutin berlatih di Sport Center Demak setiap Rabu, Jumat, dan Minggu mulai pukul 17.00 WIB. Komunitas ini juga membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin mengenalkan olahraga tersebut kepada anak-anak mereka. Ke depan, Push Bike Demak menargetkan untuk bergabung secara resmi dengan Asosiasi Push Bike Indonesia (ASPINA) Jawa Tengah di bawah naungan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI), serta mengirimkan atlet untuk mewakili Kabupaten Demak pada Festival Olahraga Daerah (FORDA).
Plt Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Demak, Endah Cahya Rini, menyatakan bahwa kehadiran kegiatan push bike di Stadion Demak merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam menyediakan ruang olahraga yang aman dan edukatif bagi anak-anak. “Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana pembinaan olahraga sejak usia dini, sekaligus mendorong anak-anak untuk lebih aktif bergerak, mengurangi ketergantungan terhadap gawai, serta membentuk generasi yang sehat, percaya diri, dan berkarakter,” tambahnya.


















