Resmi! Kementerian Agama Putuskan Pemberangkatan Jemaah Haji Indonesia 2020 Batal

  • Whatsapp
Menteri Agama Fachrul Razi memberi keterangan pers di Kantor Kementerian Agama
Menteri Agama Fachrul Razi memberi keterangan pers di Kantor Kementerian Agama. (Antara)

Headline.co.id (Jakarta) ~ Pemerintah melalui Kementerian Agama telah memutuakan untuk membatalkan pemberangkatan Jemaah haji Indonesia di tahun ini 2020. Hal tersebut diambil mengingat pandemic Covid-19 masih melanda hampir seluruh belahan dunia, termasuk Indonesia dan Arab Saudi.

baca juga: Demo Rusuh di AS buat Rupiah Menguat Hari ini

Dalam konferensi pers secara virtual, Selasa (2/6), Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan bahwa pihak Arab Saudi tak kunjung membuka akses bagi jemaah haji dari negara mana pun. Akibatnya, pemerintah tidak mungkin lagi memiliki cukup waktu untuk melakukan persiapan, utamanya dalam pelayanan dan perlindungan Jemaah.

Sehingga, pemerintah memutuskan untuk tidak memberangkatkan jemaah haji pada tahun 2020 atau tahun 1441 Hijriah ini.

baca juga: Tante Meninggal karena Covid-19, Maia Estianty Sampaikan Pesan untuk Masyarakat

Keputusan pembatalan pemberangkatan jemaah haji Indonesia tahun 1441 Hijriah dituangkan melalui Keputusan Menteri Agama RI Nomor 494 Tahun 2020.

Fachrul menegaskan bahwa pembatalan pemberangkatan ibadah haji tahun ini berlaku untuk seluruh warga negara Indonesia tanpa terkecuali.

Pembatalan itu tidak hanya berlaku untuk Jemaah yang menggunakan kuota haji pemerintah baik regular maupun khusus, tetapi juga jemaah yang akan menggunakan visa haji mujamalah atau undangan, atau furada yang menggunakan visa khusus yang diterbitkan Pemerintah Arab Saudi.

baca juga: Kapolsek Padarincang: Lakukan Pengaturan Lalulintas Jalur Padarincang Menuju Anyer

“Jadi tahun ini tidak ada pemberangkatan haji dari Indonesia bagi seluruh warga Indonesia,” tegas Fachrul.

Fachrul mengatakan, selain persyaratan kemampuan secara ekonomi dan fisik, jemaah haji juga harus diberikan jaminan atas kesehatan, keselamatan, dan keamanan. Ia juga menyadari bahwa pembatalan pemberangkatan ibadah haji ini merupakan keputusan yang cukup pahit dan sulit.

Di satu sisi pemerintah telah berupaya untuk menyiapkan penyelenggaraan haji, tetapi di sisi lain pemerintah juga bertanggung jawab dalam menjamin keselamatan warganya dari risiko Covid-19.

baca juga: Patut Bangga! Kerja Kolaborasi Tim Pakar Multipihak Hasilkan Baju APD Standar WHO Buatan Indonesia

Namun demikian, setelah melalui kajian yang mendalam dari berbagai aspek, pemerintah meyakini pembatalan pemberangkatan ibadah haji tahun ini merupakan keputusan yang terbaik.

“Keputusan yang pahit ini kita yakini yang paling tepat dan paling maslahat bagi jemaah dan petugas kita semua,” pungkasnya.

baca juga: Update Covid-19 Indonesia 1 Juni 2020, Ini 15 Provinsi Nihil Penambahan Kasus

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *