Di Masa Covid-19, Dana BOS Tidak Dibatasi Penggunaannya

  • Whatsapp
Dana Bos tidak dipotong ditengah pandemi Covid-19. (Motase: Tribunnews)
Dana Bos tidak dipotong ditengah pandemi Covid-19. (Motase: Tribunnews)

HeadLine.co.id (Nasional) – Dalam acara webinar Kebijakan DAK NonFisik TA 2020 dan Rancangan Kebijakan 2021. Kasubbag Evaluasi Direktorat Jenderal PAUD, Dikdas, dan Dikmen Kemendikbud, Katman menyampaikan bahwa sekolah tidak dibatasi penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) nya.

Baca juga: Tunjangan Guru, Dana BOS dan BOP Tetap Diberikan di Masa Pandemi Covid-19

Bacaan Lainnya

“Penggunaan dana BOS tidak ada batasan dari sisi persentase penggunaan dananya. Sebelumnya buku dibatasi 20%, (sekarang) buku boleh beli berapapun juga. Sekolah tidak dibatasi penggunaan dana BOSnya, tidak ada pembatasan persentase, dibuka lebar,” jelas Katman dalam laman resmi Kementerian Keuangan, Sabtu (30/05).

Baca juga: Selama Operasi Ketupat 2020, Polri Putarbalikkan Lebih dari 103 Ribu Kendaraan yang Hendak Mudik

Untuk honor guru, dari semula maksimal 50% dari total dana BOS yang diterima dan harus memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK), saat ini, di masa pandemi COVID-19 juga dapat diberikan lebih dari 50%.

“Terkait pemanfaatan COVID, selain SE-4.Mendikbud/2020 juga ada relaksasi sesuai Permendikbud 19/2020 yakni untuk pembelian seperti disinfektan alat cuci tangan dan sebagainya, mestinya di RKASnya (Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah) rekening belanja masuk Biaya Operasional dan sebagainya ada di situ. Untuk honor guru yang semula harus NUPTK kemudian maksimal 50% dari total dana BOS yang diterima, ini (sekarang) dibuka seluas-luasnya,” paparnya.

Baca juga: Sempat Kabur karena Panik, Pasien Positif Corona di Probolinggo Akhirnya Menyerahkan Diri

Namun, Katman menegaskan agar kepala sekolah bisa menyusun rencana kerja yang berorientasi pada belanja kebutuhan prioritas sekolah untuk program Merdeka Belajar.

“Tapi tetap Kepala sekolah harus memiliki mapping. Jangan sampai ketika menerima BOS langsung dibayar honor semua, bulan berikutnya operasionalnya terkendala,” jelasnya.

Baca juga: Update Corona di Indonesia, Jumat 29 Mei 2020: Menjadi 25.216 Kasus dan 6.492 Pasien Sembuh

Sebagai informasi, dana Bantuan Operasional Sekolah TA 2020 telah disalurkan sebesar Rp24.494.089.750.000 tanpa memperhitungkan kurang/lebih salur tahun sebelumnya yang terbagi dalam 2 tahap, dimana Tahap I sebesar Rp 14.426.949.630.000,- untuk 215.307 sekolah serta TahapĀ  II sebesar Rp10.067.140.120.000 untuk 111.140 sekolah yang tersebar di 34 Provinsi seluruh Indonesia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *