Headline.co.id, Gorontalo ~ Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengumumkan tambahan bantuan senilai Rp53 miliar untuk Provinsi Gorontalo sebagai bentuk apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan Pekan Nasional (PENAS) XVI. Pengumuman ini disampaikan dalam pertemuan dengan Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail di Kementerian Pertanian RI pada Rabu (1/7/2026).
Bantuan tersebut mencakup 20 unit Hand Traktor, paket budidaya padi seluas 10.000 hektare, dan benih jagung hibrida untuk lahan 40.000 hektare. “Ini adalah bukti nyata perhatian pemerintah pusat terhadap Gorontalo,” ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Gorontalo, Muljady Mario.
Pengembangan Teknologi Pertanian
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Pertanian juga memperkenalkan teknologi budidaya padi PM-AAS (Modern Agriculture-Advanced Agriculture System) yang pertama kali diperkenalkan di lokasi gelar teknologi PENAS Gorontalo. Teknologi ini akan dikembangkan dan direplikasi ke seluruh Indonesia dengan target luasan mencapai 1 juta hektare. Teknologi ini menggabungkan sistem tanam jajar legowo, praktik budidaya modern dari Arkansas, dan teknologi pertanian presisi dari China, yang mampu meningkatkan produktivitas padi hingga 12,4 ton per hektare.
Dukungan untuk Pertanian Gorontalo
Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, menyatakan bahwa dukungan dari pemerintah pusat ini sangat berarti bagi pengembangan sektor pertanian di daerahnya. “Kami berterima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan. Ini akan sangat membantu dalam meningkatkan produktivitas pertanian di Gorontalo,” katanya.
Harapan ke Depan
Muljady Mario menambahkan bahwa pengembangan teknologi PM-AAS menjadi kebanggaan tersendiri bagi Gorontalo. “Kami berharap teknologi ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat ketahanan pangan di daerah,” pungkasnya.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan sektor pertanian di Gorontalo dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian daerah serta nasional.






















