Headline.co.id, Jakarta ~ Nasabah atau pengguna layanan QLola by BRI yang mengalami akun terblokir tidak perlu panik. Pemblokiran akun umumnya dapat diatasi melalui fitur reset password secara mandiri atau dengan menghubungi layanan bantuan resmi BRI. Proses tersebut dapat dilakukan dengan menyiapkan data perusahaan maupun data pribadi yang telah terdaftar saat pembukaan akun. Langkah ini penting dilakukan agar akses ke layanan perbankan digital perusahaan dapat kembali digunakan dengan aman.
QLola by BRI merupakan platform digital yang dirancang untuk mendukung kebutuhan transaksi dan pengelolaan keuangan perusahaan. Demi menjaga keamanan akun, sistem akan melakukan pemblokiran sementara apabila terdeteksi kesalahan tertentu, seperti berulang kali memasukkan kata sandi yang tidak sesuai.
Pengguna yang mengalami akun terblokir dapat terlebih dahulu mencoba melakukan reset password secara mandiri melalui halaman resmi Reset Password QLola by BRI. Proses ini dapat dilakukan secara online dengan memastikan seluruh data yang dimasukkan sesuai dengan informasi yang terdaftar pada sistem.
Data yang perlu dipersiapkan meliputi Corporate ID, User ID, alamat email yang terdaftar, nomor telepon seluler yang terhubung dengan akun, serta nomor rekening yang digunakan saat pembukaan layanan QLola by BRI.
“Untuk membuka Qlola Bri terblokir, Anda dapat melakukan reset mandiri melalui situs resmi. Proses ini memerlukan data perusahaan atau data pribadi yang valid,” demikian informasi dalam panduan layanan QLola by BRI.
Apabila proses reset password belum berhasil atau kendala yang dialami berkaitan dengan Soft Token maupun mToken, pengguna disarankan segera menghubungi layanan pelanggan resmi BRI.
BRI menyediakan Bantuan Qlola bri sejumlah kanal layanan yang dapat diakses nasabah, yakni melalui Call Center BRI di nomor 1500001 atau nomor alternatif 0811-771-7476. Selain itu, pengguna juga dapat memanfaatkan layanan WhatsApp resmi BRI di nomor +62 821-777-6677 untuk memperoleh bantuan sesuai prosedur yang berlaku.
“Jika blokir masih terjadi atau terkait kendala token (Soft Token/mToken), Anda dapat menghubungi layanan pelanggan resmi BRI melalui Call Center maupun WhatsApp resmi,” sebagaimana dijelaskan dalam panduan layanan tersebut.
Bila permasalahan tetap belum dapat diselesaikan melalui kanal digital, BRI menyarankan pengguna mendatangi kantor cabang terdekat. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari prosedur verifikasi keamanan untuk memastikan identitas pemilik akun.
Saat berkunjung ke kantor cabang, pengguna perlu membawa dokumen pendukung berupa KTP asli, buku tabungan atau rekening koran, serta surat kuasa apabila pengurusan dilakukan oleh pihak yang mewakili perusahaan atau pemilik rekening.
BRI juga mengimbau pengguna untuk menjelaskan secara spesifik kendala yang dialami, apakah disebabkan oleh kesalahan memasukkan kata sandi, masalah token, atau kendala pada aplikasi. Informasi tersebut akan membantu petugas memberikan solusi yang lebih tepat sesuai kondisi pengguna.
Nasabah diimbau hanya menggunakan kanal komunikasi resmi BRI untuk menjaga keamanan data pribadi dan informasi perusahaan, serta menghindari memberikan informasi sensitif kepada pihak yang tidak dapat dipastikan keabsahannya.(*ADS By RB)






















