Headline.co.id, Jakarta ~ Presiden Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI), Elly Rosita Silaban, menyampaikan apresiasinya terhadap hasil survei Litbang Kompas 2026 yang menunjukkan peningkatan kepercayaan publik terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Survei tersebut mengungkapkan bahwa tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri naik dari sekitar 76 persen menjadi 82,4 persen. Elly menilai peningkatan ini sebagai hasil dari upaya Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban serta memberikan perlindungan kepada masyarakat.
Dalam pernyataannya di Jakarta pada Senin (29/6), Elly menekankan pentingnya Polri untuk terus memperkuat pendekatan humanis dalam berinteraksi dengan para buruh. “Pendekatan yang mengedepankan komunikasi dan dialog akan semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri,” ujar Elly Rosita Silaban. Ia berharap Polri dapat menjadi mitra yang baik bagi para pekerja dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis melalui dialog dan penyelesaian masalah secara konstruktif.
Pentingnya Pendekatan Humanis
Elly Rosita Silaban menyoroti bahwa pendekatan humanis dan dialogis dari Polri akan berdampak positif pada hubungan aparat kepolisian dan kalangan pekerja. Menurutnya, kehadiran Polri sebagai mitra pekerja dapat meningkatkan kepuasan publik terhadap pelayanan yang diberikan. “Pelayanan yang profesional serta kedekatan dengan masyarakat akan berdampak pada meningkatnya kepuasan publik,” katanya.
Komitmen KSBSI dan Polri
Elly juga menegaskan komitmen KSBSI untuk terus bersinergi dengan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Ia berharap dapat membangun ruang dialog yang terbuka aparat kepolisian dan kalangan pekerja. “Kami berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Polri,” tegasnya.
Menutup keterangannya, Elly Rosita Silaban menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh jajaran Polri. Ia berharap Polri terus menjadi institusi yang profesional, humanis, dan semakin dipercaya masyarakat dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.























