Headline.co.id, Kayong Utara ~ Kabupaten Kayong Utara mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 5,89 persen pada tahun 2026, angka tertinggi dalam lima tahun terakhir. Capaian ini menjadi modal penting untuk mendorong pembangunan daerah yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Hal ini disampaikan oleh Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya, dalam Upacara Peringatan Hari Jadi ke-19 Kabupaten Kayong Utara di halaman Dinas Pendidikan, Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Provinsi Kalimantan Barat, pada Jumat (26/6/2026).
Romi Wijaya menekankan pentingnya semangat kebersamaan di seluruh pemangku kepentingan agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat. “Pertumbuhan ekonomi yang kita capai harus diiringi dengan kerja sama yang solid dari semua pihak,” ujar Romi.
Sinergi, Keberlanjutan, dan Inklusivitas
Menurut Romi, arah pembangunan Kabupaten Kayong Utara ke depan harus bertumpu pada tiga pilar utama: sinergi, keberlanjutan, dan inklusivitas. Sinergi diperlukan agar pembangunan daerah berjalan selaras dengan kebijakan pemerintah provinsi maupun pusat. Selain itu, pembangunan harus menjaga kelestarian sumber daya alam dan memastikan manfaatnya dapat dirasakan secara merata, termasuk oleh masyarakat di wilayah kepulauan dan kelompok rentan.
Pentingnya Data dalam Pembangunan
Romi juga menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk menjadikan data statistik sebagai dasar dalam menyusun program pembangunan. “Penggunaan data yang akurat sangat penting agar kebijakan yang diambil lebih tepat sasaran,” katanya. Dengan pendekatan ini, diharapkan pembangunan dapat lebih efektif dan efisien dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
Dengan pertumbuhan ekonomi yang signifikan ini, Kabupaten Kayong Utara diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi seluruh warganya. Bupati Romi Wijaya menutup pidatonya dengan ajakan kepada semua elemen masyarakat untuk terus bergerak maju bersama demi kemajuan daerah.




















