Headline.co.id, Langgur ~ Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara berkomitmen untuk memperkuat pembangunan sumber daya manusia sebagai fondasi utama kemajuan daerah. Komitmen ini ditegaskan melalui Sosialisasi Program Pascasarjana Universitas Pattimura yang diadakan di Ruang Rapat Kantor Bupati Maluku Tenggara, Provinsi Maluku, pada Kamis (18/6/2026).
Wakil Bupati Maluku Tenggara, Charlos Viali Rahantoknam, menyampaikan apresiasi kepada Program Pascasarjana Universitas Pattimura yang berupaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat dan aparatur sipil negara (ASN), khususnya di wilayah kepulauan. Dalam sambutan Bupati yang dibacakannya, Charlos menegaskan bahwa pendidikan tinggi memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Menurut Charlos, daerah membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga kapasitas kepemimpinan, kemampuan analisis, dan kompetensi dalam merumuskan kebijakan publik. “Pendidikan tinggi harus menjadi bagian dari solusi pembangunan. Sarjana adalah pelaksana teknis di lapangan, sedangkan magister merupakan pemimpin strategis yang mampu menganalisis persoalan secara menyeluruh dan mengambil keputusan yang berdampak luas. Itulah yang dibutuhkan Maluku Tenggara ke depan,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara juga memaparkan kondisi sumber daya manusia di daerah tersebut. Berdasarkan data yang tersedia, komposisi angkatan kerja masih didominasi lulusan sekolah menengah atas sebesar 41,76 persen, disusul lulusan sekolah dasar sebesar 22,79 persen. Sementara lulusan sarjana mencapai 18,85 persen. Pada sektor ASN, lulusan Strata Satu (S1) mendominasi dengan persentase 56,70 persen, diikuti lulusan diploma sebesar 26,11 persen. Adapun jumlah ASN yang telah menempuh pendidikan pascasarjana, baik magister maupun doktor, masih berada pada angka 4,33 persen.
Menurut Bupati, kondisi tersebut menjadi peluang besar untuk meningkatkan kualitas aparatur melalui pendidikan lanjutan. Pemerintah daerah telah menunjukkan komitmennya dengan memfasilitasi ratusan tenaga kesehatan untuk melanjutkan pendidikan dan berharap kesempatan serupa dimanfaatkan ASN dari berbagai sektor strategis lainnya. “Angka 4,33 persen itu memang kecil. Namun justru di situlah peluang besar berada. Pemerintah daerah telah membuktikan keseriusannya dengan mengirim ratusan tenaga kesehatan untuk melanjutkan pendidikan. Kini saatnya ASN di berbagai bidang strategis mengambil kesempatan yang sama,” pesan Bupati.
Selain itu, pemerintah daerah menekankan pentingnya keselarasan kurikulum Program Pascasarjana Universitas Pattimura dengan kebutuhan pembangunan daerah. Kurikulum yang dikembangkan diharapkan mampu memperkuat kapasitas manajerial dan kepemimpinan ASN sehingga menghasilkan aparatur yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menjawab tantangan pembangunan wilayah kepulauan.
Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara juga mendorong ASN yang masih berada pada usia produktif untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang magister sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik. “Saya tegaskan, ASN yang ingin melanjutkan studi S2 pasti diizinkan. Dari pelaksana teknis, naiklah menjadi perancang kebijakan yang mampu memberikan dampak lebih besar bagi daerah,” tegasnya.
Lebih lanjut, pemerintah daerah berharap sosialisasi tersebut menjadi langkah awal memperkuat sinergi dengan Program Pascasarjana Universitas Pattimura dalam mencetak aparatur yang profesional, kompetitif, dan adaptif terhadap dinamika pembangunan. Menutup sambutan Bupati, Wakil Bupati Charlos Viali Rahantoknam menegaskan bahwa pengalaman kerja ASN harus didukung dengan penguatan kapasitas akademik agar mampu melahirkan aparatur yang visioner dan responsif.
“Pengalaman kerja bertahun-tahun harus dipadukan dengan metodologi serta wawasan yang diperoleh melalui pendidikan pascasarjana. Kombinasi itulah yang akan membawa Maluku Tenggara keluar dari berbagai keterbatasan dan menuju daerah yang lebih maju dan berdaya saing,” ujarnya. Melalui penguatan kualitas sumber daya manusia, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara optimistis dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin profesional sekaligus mempercepat pembangunan daerah yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing.
Berita Terkait Langgur
- Pelantikan Ketua TP PKK Kecamatan Maluku Tenggara Diharapkan Perkuat Program Keluarga
- Pelayanan Kesehatan Bergerak di Maluku Tingkatkan Akses bagi Warga Kepulauan
- Musda KNPI Maluku Tenggara Dorong Peran Aktif Pemuda dalam Pembangunan
- Pemkab Maluku Tenggara Tingkatkan Layanan untuk ODGJ
- Maluku Tenggara Manfaatkan Pangan Lokal untuk Atasi Stunting






















