Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Pendidikan

Ekonom UGM: Reformasi Subsidi Energi Berisiko bagi Kelas Menengah

Dwina by Dwina
2 months ago
in Pendidikan
Reading Time: 3 mins read
419 4
A A
0
Ekonom UGM: Reformasi Subsidi Energi Berisiko bagi Kelas Menengah
ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jogja ~ Pemerintah berencana mengubah skema subsidi energi dari berbasis komoditas menjadi berbasis individu. Langkah ini dinilai tepat untuk meningkatkan ketepatan sasaran subsidi. Namun, pelaksanaannya harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak berdampak negatif pada kelompok masyarakat rentan, terutama kelas menengah.

Wisnu Setiadi Nugroho, S.E., M.Sc., Ph.D., dosen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM), menyatakan bahwa reformasi subsidi energi adalah agenda penting yang tertunda akibat masalah salah sasaran penerima manfaat. “Secara prinsip, langkah ini sudah sangat tepat dan krusial. Isu mistargeting atau subsidi yang salah sasaran merupakan masalah klasik yang menahun. Namun, secara kontekstual, eksekusinya saat ini harus dilakukan dengan sangat hati-hati,” ujarnya, Kamis (18/6).

Contents

  • 1. You might also like
  • 2. Fapet UGM Raih Silver Winner di Media Relations Awards 2026
  • 3. FKG UGM Terima Tiga Rekor MURI Berkat Inovasi Kedokteran Gigi

You might also like

Media Gathering Fapet Menyapa Raih Penghargaan Media Relations Awards

Fapet UGM Raih Silver Winner di Media Relations Awards 2026

5 August 2026
FKG UGM Raih Rekor MURI Usai 3 Tahun Pertahankan Posisi 100 Besar Dunia WURI

FKG UGM Terima Tiga Rekor MURI Berkat Inovasi Kedokteran Gigi

5 August 2026

Menurut Wisnu, perhatian khusus perlu diberikan kepada kelas menengah yang mengalami tekanan ekonomi. Kelompok ini sering kali tidak memenuhi syarat sebagai penerima bantuan sosial, tetapi juga tidak memiliki daya tahan ekonomi yang cukup kuat saat terjadi kenaikan harga kebutuhan pokok dan energi. “Kelompok ini berada di area abu-abu. Mereka tidak cukup miskin untuk masuk dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional sebagai penerima subsidi berbasis individu, tetapi juga tidak cukup kaya untuk menahan guncangan ekonomi akibat kenaikan harga energi. Jika tidak diantisipasi, kebijakan ini justru berisiko melempar kelas menengah ke jurang kemiskinan baru,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

Wisnu menilai reformasi subsidi energi semakin mendesak karena ruang fiskal pemerintah terus tertekan. Anggaran subsidi energi yang mencapai ratusan triliun rupiah setiap tahun membatasi kemampuan negara untuk membiayai program pembangunan lainnya. “Urgensinya sangat tinggi karena ruang fiskal kita semakin sempit. Memangkas subsidi energi memang menjadi salah satu jalan pintas yang paling rasional untuk menekan pengeluaran,” katanya.

Namun, ia mengingatkan agar efisiensi tidak hanya dilakukan pada sektor yang langsung menyentuh masyarakat. Pemerintah juga perlu mengevaluasi program baru yang membutuhkan anggaran besar agar tercipta prinsip keadilan dalam pengelolaan keuangan negara. “Jangan sampai pemerintah melakukan efisiensi ketat pada energi masyarakat, tetapi di sisi lain longgar pada program-program baru yang efektivitas dan tata kelolanya belum teruji sepenuhnya di lapangan,” tegasnya.

Keberhasilan subsidi berbasis individu, menurut Wisnu, sangat bergantung pada kualitas data penerima manfaat. Oleh karena itu, pemerintah perlu mengembangkan sistem pendataan yang lebih dinamis dan terintegrasi. Ia mengusulkan pemutakhiran data secara berkala melalui survei lapangan, penguatan mekanisme pendaftaran mandiri (self-targeting), serta integrasi berbagai basis data pemerintah. “Akurasi data adalah jantung dari kesuksesan subsidi berbasis individu. Kita tidak bisa lagi hanya mengandalkan satu sumber data statis,” ujarnya.

Selain memanfaatkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional, pemerintah juga perlu melakukan cross-validation dengan data perpajakan, konsumsi listrik, hingga data perilaku konsumsi energi dari platform digital seperti MyPertamina dan PLN Mobile.

Wisnu menjelaskan bahwa secara teoritis penghematan dari reformasi subsidi dapat dialihkan ke sektor produktif seperti infrastruktur, penguatan UMKM, maupun investasi teknologi. Namun, dalam kondisi ekonomi global yang penuh ketidakpastian saat ini, prioritas utama seharusnya adalah memperkuat perlindungan sosial. “Penghematan anggaran saat ini harus diprioritaskan untuk membangun jaring pengaman sosial yang lebih tebal. Menjaga daya beli masyarakat dan menstabilkan konsumsi domestik jauh lebih mendesak dalam jangka pendek demi menahan hantaman krisis global,” katanya.

Menurutnya, ketegangan geopolitik dunia, gangguan rantai pasok, dan perlambatan ekonomi global membuat pemerintah perlu menyiapkan bantalan sosial yang kuat sebelum mengalihkan anggaran ke sektor-sektor produktif lainnya. Wisnu memperkirakan reformasi subsidi energi akan menimbulkan dampak berbeda dalam jangka pendek dan jangka panjang. Dalam jangka pendek, pengurangan subsidi berpotensi meningkatkan inflasi akibat kenaikan biaya transportasi dan produksi. Kondisi tersebut dapat menekan daya beli masyarakat dan memperlambat pertumbuhan ekonomi. “Pengalihan subsidi pasti akan memicu guncangan. Inflasi akan merangkak naik akibat peningkatan biaya transportasi dan produksi. Daya beli masyarakat, khususnya kelas menengah ke bawah, akan terkoreksi,” jelasnya.

Namun dalam jangka panjang, reformasi subsidi dapat menciptakan struktur fiskal yang lebih sehat dan berkelanjutan. Selain memperkuat ketahanan APBN terhadap guncangan eksternal, kebijakan ini juga dapat mendorong percepatan transisi menuju energi yang lebih bersih. “Jika ruang fiskal yang dihemat dialokasikan secara tepat, APBN kita akan menjadi jauh lebih sehat dan berkelanjutan. Selain itu, kesadaran masyarakat untuk menggunakan energi yang lebih efisien dan bersih juga akan meningkat,” tuturnya.

Di tengah ketidakpastian harga minyak dunia dan konflik geopolitik global, Wisnu menegaskan bahwa Indonesia memang perlu mengurangi ketergantungan terhadap subsidi energi. Namun prosesnya harus dilakukan secara bertahap agar tidak menimbulkan gejolak sosial maupun ekonomi. “Kita tidak bisa melakukan pemotongan secara radikal atau mencabut karpet seketika, karena shock yang dihasilkan bisa memicu ketidakstabilan sosial-ekonomi,” ujarnya. Ia mengutip berbagai studi internasional yang menunjukkan bahwa reformasi subsidi yang dilakukan secara bertahap menghasilkan dampak sosial yang lebih ringan dibandingkan penyesuaian harga secara mendadak.

Selain itu, pemerintah juga perlu memperkuat komunikasi publik agar masyarakat memahami tujuan kebijakan tersebut. “Reformasi fiskal yang sukses membutuhkan legitimasi moral. Legitimasi itu baru hadir jika pemerintah bersedia melakukan efisiensi ke dalam, sebelum membatasi ruang gerak ekonomi rakyatnya,” pungkas Wisnu.

Melalui reformasi yang terukur, transparan, dan berbasis data yang akurat, subsidi energi berbasis individu diharapkan dapat menciptakan sistem yang lebih adil, tepat sasaran, dan berkelanjutan tanpa mengorbankan kelompok masyarakat yang rentan terhadap tekanan ekonomi.

Tags: Berita JogjaHeadlineJogjaLangkahPemerintah
ADVERTISEMENT
Dwina

Dwina

Related Stories

Media Gathering Fapet Menyapa Raih Penghargaan Media Relations Awards

Fapet UGM Raih Silver Winner di Media Relations Awards 2026

by Dwina
5 August 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) meraih penghargaan Silver Winner dalam ajang Media Relations Awards (MRA)...

FKG UGM Raih Rekor MURI Usai 3 Tahun Pertahankan Posisi 100 Besar Dunia WURI

FKG UGM Terima Tiga Rekor MURI Berkat Inovasi Kedokteran Gigi

by masfajar
5 August 2026
0

Headline.co.id, Puncak ~ Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada (FKG UGM) berhasil meraih tiga rekor dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI)...

Rektor UGM Tinjau PIONIR, Pastikan Maba Menyambut Dunia Kampus dengan Nyaman

Rektor UGM Pantau Pelaksanaan PIONIR untuk Pastikan Kenyamanan Mahasiswa Baru

by masfajar
4 August 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. dr. Ova Emilia, Ph.D., melakukan kunjungan ke sejumlah fakultas pada hari...

Latihan Angkat Beban Bisa Sehatkan Jantung dan Otak

Manfaat Latihan Angkat Beban untuk Kesehatan Jantung dan Otak

by Fajar
4 August 2026
0

Headline.co.id, Latihan Angkat Beban Ternyata Memiliki Manfaat Yang Signifikan Bagi Kesehatan Jantung Dan Otak ~ menurut penelitian terbaru. Prof. Dr....

Donasi Meningkat di Tengah Ekonomi Sulit, Ekonom UGM Sebut Ada Faktor Keagamaan dan Modal Sosial

Donasi Masyarakat Indonesia Meningkat di Tengah Tekanan Ekonomi, Faktor Keagamaan dan Sosial Jadi Pendorong

by masfajar
4 August 2026
0

Headline.co.id, Di Tengah Situasi Ekonomi Yang Menantang ~ tingkat kedermawanan masyarakat Indonesia justru menunjukkan peningkatan yang signifikan. Berdasarkan laporan World...

Dunia Mulai Batasi Akses Medsos untuk Anak, CfDS UGM: Berpotensi Hambat Hak Anak Dapat Informasi

Pembatasan Media Sosial untuk Anak di Indonesia: Tantangan dan Potensi Hambatan

by Fajar
4 August 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Kebijakan pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun mulai diterapkan di Indonesia, mengikuti...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Kombes Pol Eko Budhi Purwono Terima Hoegeng Awards 2026 untuk Dedikasi dalam Green Policing

Kombes Pol Eko Budhi Purwono Terima Hoegeng Awards 2026 untuk Dedikasi dalam Green Policing

1 August 2026
Liverpool Bidik Chiesa, Siapkan Dana Selangit

Pengganti Salah? Liverpool Siapkan Dana Fantastis untuk Chiesa

31 August 2024
Pesantren Al-Islamiyah dan TNI Kolaborasi Perkuat Karakter Santri

Pesantren Al-Islamiyah dan TNI Kolaborasi Perkuat Karakter Santri

9 July 2026
Foto Polresta Sleman

Kompolnas Soroti Penetapan Tersangka Warga Sleman, Minta Polisi Tinjau Kasus Penjambretan Secara Komprehensif

26 January 2026
Apa Itu BEM Kampus Kenali Tugas BEM, Manfaat, dan Perannya di Dunia Perkuliahan

BEM Kampus Adalah Apa? Ini Pengertian, Tugas BEM, dan Bedanya dengan OSIS yang Wajib Diketahui Mahasiswa Baru

18 June 2026
Pembatasan Truk Selama Lebaran 2026 Mulai Berlaku Pekan Depan

Pembatasan Truk Selama Lebaran 2026 Mulai Berlaku Pekan Depan

9 March 2026
Pemkab Lumajang Dorong Keluarga Berperan Aktif Cegah Pernikahan Dini

Pemkab Lumajang Dorong Keluarga Berperan Aktif Cegah Pernikahan Dini

23 July 2026

Artikel Terbaru

Korlantas Polri dan Jasa Raharja Perkuat Sinergi Tingkatkan Pelayanan Publik & Keselamatan Lalu Lintas

Korlantas Polri dan Jasa Raharja Tingkatkan Kolaborasi untuk Pelayanan Publik dan Keselamatan Lalu Lintas

5 August 2026
Sosialisasi dan Penertiban ODOL di Tol Jakarta-Tangerang, Operasi Gabungan Korlantas Periksa 57 Kendaraan, 31 Terbukti Melanggar

Operasi Gabungan di Tol Jakarta-Tangerang: 31 Kendaraan Terbukti Langgar Aturan ODOL

5 August 2026
Pamit dari Ditlantas Polda Metro Jaya, Brigjen Pol. Komarudin Titip Pesan Pengabdian

Brigjen Pol. Komarudin Serahkan Jabatan Dirlantas Polda Metro Jaya kepada Kombes Pol. Firman Darmansyah

5 August 2026
“Cuma Dekat”, Alasan Lama yang Tak Pernah Berubah

Kesadaran Keselamatan Berkendara: Tantangan Lama di Tengah Masyarakat

5 August 2026
Lawan Arus Bukan Jalan Pintas, Korlantas Polri Ingatkan Ancaman Kecelakaan dan Sanksi Hukum

Korlantas Polri Tegaskan Bahaya Melawan Arus dan Sanksi Hukum di Jakarta Selatan

5 August 2026
PM Thailand Datang ke Jakarta, Polda Metro Jaya Imbau Pengendara Antisipasi Rekayasa Lalu Lintas

Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas untuk Kunjungan PM Thailand

5 August 2026
Korlantas Polri Minta Masyarakat Tak Mudah Percaya Hoaks di Media Sosial

Korlantas Polri Tegaskan Pentingnya Kewaspadaan Terhadap Hoaks di Media Sosial

5 August 2026

Popular Story

BMKG Peringatkan Dampak El Nino Kuat, Ancaman Kekeringan dan Karhutla
Nasional

BMKG Peringatkan Dampak El Nino Kuat, Ancaman Kekeringan dan Karhutla

by wahyu
1 August 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan kepada...

Read moreDetails

Polri Lakukan Evakuasi Cepat untuk Warga Terdampak Banjir di Padang

Menko Polhukam Tegaskan Stabilitas Keamanan, Imbau Masyarakat Waspadai Hoaks

RSPAL Surabaya Fokus Tangani Penyakit Metabolik dengan Simposium

Mendes Yandri Instruksikan Kemendes PDT Aktif Tangkal Hoaks dan Jaga Reputasi

Hari Pertama Demak Job Fair 2026 Diserbu Pencari Kerja

KemenPPPA Imbau Waspadai Modus TPPO di Era Digital

Dishub Pekanbaru Tindaklanjuti Laporan Jukir Liar di Jalan Sudirman

UGM Seleksi 4.480 Mahasiswa Baru Melalui Jalur UM UGM CBT 2026

Prediksi Duel Panas Indonesia vs Vietnam: VAR Jadi Pengawas Aksi Provokatif

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.