Headline.co.id, Kulon Progo ~ Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor dan pejalan kaki terjadi di Jalan Pantai Glagah, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo, Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 05.00 WIB. Seorang pejalan kaki berusia 66 tahun mengalami luka serius setelah tertabrak sepeda motor Honda Beat yang melaju searah dari belakang. Akibat insiden tersebut, baik pejalan kaki maupun pengendara motor harus menjalani perawatan di RSUD Wates. Peristiwa terjadi saat korban berjalan di tepi jalan sambil mendorong gerobak angkong.
Informasi tersebut disampaikan Kasi Humas Polres Kulon Progo, Iptu Sarjoko, saat dikonfirmasi Headline.co.id.
Menurut keterangan yang diterima, kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda Beat yang dikendarai seorang perempuan berinisial S (30), warga Magelang, Jawa Tengah, dengan seorang pejalan kaki berinisial DR (66), warga Temon, Kulon Progo.
Iptu Sarjoko menjelaskan bahwa kecelakaan bermula ketika pejalan kaki berjalan di tepi jalan sebelah kiri dari arah utara menuju selatan sambil mendorong gerobak angkong.
“Awal mula pejalan kaki berjalan di tepi jalan jalur sebelah kiri dari utara ke selatan dengan mendorong gerobak angkong, sesampainya di TKP tertabrak SPM Honda Beat yang berjalan searah di belakangnya,” kata Iptu Sarjoko.
Akibat benturan tersebut, DR mengalami patah kaki kiri, luka sobek di kepala, serta cedera kepala berat (CKB). Korban kemudian dievakuasi dan mendapatkan perawatan medis di RSUD Wates.
Sementara itu, pengendara Honda Beat berinisial S juga mengalami luka berupa lebam pada mata kanan dan cedera kepala ringan (CKR). Pengendara turut menjalani perawatan di rumah sakit yang sama.
Petugas kepolisian mencatat peristiwa terjadi di ruas Jalan Pantai Glagah, Temon, pada waktu lalu lintas masih relatif sepi pada pagi hari. Hingga informasi ini disampaikan, kedua korban masih mendapatkan penanganan medis.
Polres Kulon Progo mengimbau pengguna jalan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas di jalan yang juga digunakan pejalan kaki, guna mengurangi risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas.




















