Headline.co.id, Padang ~ Isu mengenai sosok pocong yang dikabarkan mendatangi rumah warga di beberapa wilayah Kota Padang telah menimbulkan keresahan di masyarakat. Kabar ini menyebar luas melalui media sosial dan grup percakapan, berkembang menjadi berbagai versi cerita yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Pemerintah Kota Padang mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi, serta mengedepankan kewaspadaan yang rasional.
Belakangan ini, warga di sejumlah kawasan Kota Padang dihebohkan dengan cerita mengenai sosok pocong yang dikabarkan mengetuk pintu rumah warga pada malam hari. Isu tersebut kemudian berkembang menjadi berbagai narasi yang semakin menimbulkan ketakutan, mulai dari dugaan aksi penyamaran pelaku kejahatan hingga cerita-cerita lain yang belum memiliki dasar fakta yang jelas. Meski demikian, hingga saat ini belum ditemukan bukti konkret maupun laporan resmi yang dapat memastikan kebenaran informasi tersebut.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang, Chandra Eka Putra, mengimbau masyarakat untuk menyikapi isu yang berkembang secara bijak dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipertanggungjawabkan. Menurutnya, masyarakat perlu mengedepankan logika dan kewaspadaan yang proporsional dalam menyikapi setiap informasi yang beredar. “Menjaga keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang harus dilakukan melalui koordinasi dengan aparat keamanan dan pemerintah setempat, bukan dengan tindakan yang berpotensi menimbulkan kepanikan atau konflik di tengah masyarakat,” ujar Chandra Eka Putra, Rabu (3/6/2026).
Sebagai langkah antisipasi, Satpol PP Kota Padang akan meningkatkan pengawasan di berbagai wilayah melalui keterlibatan Dubalang Kota yang selama ini aktif membantu menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan. “Kami juga meminta seluruh perangkat kelurahan, kecamatan, serta personel Satpol PP yang bertugas di wilayah untuk lebih responsif dalam memberikan informasi yang benar kepada masyarakat,” katanya.
Langkah tersebut dinilai penting guna mencegah berkembangnya informasi yang tidak jelas sumbernya sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif. Fenomena penyebaran isu yang belum terverifikasi menjadi tantangan tersendiri di era digital. Informasi yang menyebar secara cepat melalui media sosial kerap memunculkan kepanikan massal meskipun belum didukung fakta yang dapat dibuktikan.
Karena itu, masyarakat diimbau untuk selalu melakukan verifikasi informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya kepada orang lain. Jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar, warga disarankan segera berkoordinasi dengan ketua RT, perangkat kelurahan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, maupun aparat terkait lainnya. Pemerintah Kota Padang berharap masyarakat tetap menjaga ketenangan, memperkuat komunikasi antarwarga, serta meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan tanpa harus terpengaruh oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya.
Dengan kolaborasi masyarakat, perangkat wilayah, dan aparat keamanan, situasi kamtibmas di Kota Padang diharapkan tetap aman, tertib, dan kondusif meskipun berbagai informasi yang belum terverifikasi terus beredar di ruang publik.




















