Headline.co.id, Bojonegoro ~ Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus mengimbau masyarakat untuk membiasakan diri mencuci tangan sebagai langkah awal dalam mencegah penyebaran infeksi dan berbagai penyakit. Imbauan ini disampaikan oleh Dokter Umum RS Bhayangkara Wahyu Tutuko Bojonegoro, Andri Joshua Barutu, dalam sebuah gelar wicara kesehatan yang diadakan melalui program siar SAPA! di Radio Malowopati FM, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, pada Jumat (29/5/2026).
Dalam acara tersebut, Andri mengangkat tema “Cuci Tangan, Aksi Sederhana, Dampak Luar Biasa” untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan tangan. Ia menjelaskan bahwa kampanye global yang digagas oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kebersihan tangan dalam mencegah penyebaran infeksi dan menyelamatkan nyawa.
“Cuci tangan adalah langkah sederhana namun memiliki dampak luar biasa untuk mencegah penularan penyakit. Kebiasaan ini perlu diterapkan dalam aktivitas sehari-hari,” jelas Andri. Ia juga mengingatkan masyarakat agar mencuci tangan pada sejumlah momen penting, seperti sebelum dan sesudah makan, setelah menggunakan toilet, setelah batuk atau bersin, setelah menyentuh hewan, serta setelah memegang benda di tempat umum.
Menurut Andri, mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir masih menjadi cara paling efektif untuk membersihkan kotoran dan kuman dibandingkan hanya menggunakan hand sanitizer. Sabun dapat melarutkan lapisan lemak pelindung virus dan bakteri sehingga lebih mudah dibersihkan. Dalam gelar wicara tersebut, masyarakat juga diajak memahami enam langkah mencuci tangan yang benar sesuai standar WHO agar kebersihan tangan lebih optimal dan efektif mencegah penularan penyakit.
Melalui siaran edukatif ini, Dinas Kominfo dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat yang dimulai dari kebiasaan sederhana, yakni mencuci tangan dengan benar.





















