Headline.co.id, Bengkalis ~ Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan memperkirakan adanya peningkatan kebutuhan hewan kurban pada Iduladha tahun ini. Diperkirakan jumlah hewan kurban yang dibutuhkan mencapai 52.885 ekor. Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Riau, Mimi Yuliani Nazir, menyatakan bahwa pada tahun 2025, kebutuhan hewan kurban di Riau tercatat sebanyak 50.463 ekor.
Mimi Yuliani Nazir menjelaskan bahwa pada tahun lalu, jumlah pemotongan hewan kurban di beberapa daerah di Riau adalah sebagai berikut: Pekanbaru sebanyak 9.435 ekor, Kampar 7.641 ekor, dan Bengkalis 5.012 ekor. Selain itu, Rokan Hulu mencatat pemotongan sebanyak 4.745 ekor, Kuantan Singingi 3.484 ekor, Indragiri Hulu 3.152 ekor, Indragiri Hilir 3.071 ekor, Pelalawan 2.752 ekor, dan Siak 3.744 ekor.
Lebih lanjut, Mimi menyebutkan bahwa Kabupaten Rokan Hilir mencatat pemotongan hewan kurban sebanyak 3.438 ekor, Kepulauan Meranti 722 ekor, dan Kota Dumai 3.267 ekor. Untuk tahun ini, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Riau memprediksi adanya peningkatan pemotongan hewan kurban sebesar 4,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Menurut Mimi, peningkatan ini dipengaruhi oleh bertambahnya permintaan hewan kurban dan membaiknya kondisi perekonomian masyarakat. “Prediksi kami, penyembelihan hewan kurban di Riau pada Iduladha tahun ini akan meningkat hingga 4,8 persen. Ini bisa kita lihat juga dengan meningkatnya permintaan hewan kurban dan perekonomian masyarakat yang sudah mulai kembali membaik,” ungkapnya.
Mimi juga mengimbau agar petugas kesehatan hewan dari dinas peternakan kabupaten/kota di seluruh Riau melakukan pemeriksaan terhadap ternak kurban di lokasi penampungan maupun tempat penjualan hewan. Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan bahwa ternak yang akan dijadikan hewan kurban dalam kondisi sehat dan layak disembelih. “Setelah diperiksa dan ternak dinyatakan sehat, akan diberikan sertifikat kesehatan hewan,” tambah Mimi.




















