Headline.co.id, Bantul ~ Kecelakaan lalu lintas tunggal melibatkan sepeda motor roda tiga atau bajaj terjadi di Jalan Beji Wetan, tepatnya di tikungan Dusun Benyo Jati RT 01, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan, Kabupaten Bantul, Minggu (24/5/2025) sekitar pukul 10.50 WIB. Insiden tersebut mengakibatkan seorang pengemudi mengalami luka cukup serius, sementara seorang penumpang warga negara Australia mengalami luka ringan. Kecelakaan diduga terjadi karena kendaraan melaju semakin kencang saat melintasi jalan menurun tajam dan menikung sehingga pengemudi kehilangan kendali. Peristiwa itu kini ditangani pihak kepolisian.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menjelaskan kecelakaan bermula saat sepeda motor roda tiga (bajaj) bernomor polisi AB-6313-YX melaju dari arah utara menuju selatan dengan kecepatan sedang.
“Sesampainya di tempat kejadian perkara di jalan yang menurun tajam dan menikung, laju kendaraan semakin kencang sehingga pengendara tidak mampu mengendalikan laju kendaraannya. Saat di tikungan seharusnya belok ke kiri namun kendaraan tetap lurus dan masuk ke perkebunan warga sehingga terjadi kecelakaan lalu lintas tunggal,” ujar Iptu Rita Hidayanto kepada headline.co.id.
Dalam kejadian tersebut, pengemudi bajaj berinisial O (61), warga Krebet, Sendangsari, Pajangan, Bantul mengalami luka cukup serius. Korban diketahui mengalami patah satu tulang rusuk kiri, retak pada tulang pipi kiri, serta bahu kiri retak dan harus menjalani perawatan intensif di RS UII.
Sementara itu, penumpang bajaj berinisial SG (79), seorang warga negara Australia yang berdomisili di Krebet, Sendangsari, Pajangan, Bantul, mengalami luka lecet pada bagian dahi dan menjalani rawat jalan.
Polisi juga mencatat dua saksi yang berada di lokasi kejadian, yakni Subiyanto (56) dan Panggung (37), keduanya warga Selo Jetis, Sendangsari, Pajangan, Bantul.
Akibat kecelakaan tersebut, kendaraan bajaj mengalami sejumlah kerusakan pada bagian depan. Kerusakan meliputi slebor depan penyok, sok depan bengkok, kaca depan pecah, body atas bengkok, demper depan penyok, serta body kendaraan tergores.
“Kerugian materi akibat kecelakaan diperkirakan mencapai Rp1.790.500,” kata Iptu Rita Hidayanto.




















