Headline.co.id, Lumajang ~ Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menekankan bahwa kebangkitan bangsa saat ini lebih ditentukan oleh kualitas generasi muda. Hal ini disampaikannya saat menjadi inspektur upacara pada peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 di Alun-alun Lumajang, Jawa Timur, Rabu (20/5/2026).
Indah Amperawati menyatakan bahwa kemajuan bangsa tidak lagi hanya diukur dari pembangunan infrastruktur atau pertumbuhan ekonomi, melainkan juga dari kualitas sumber daya manusia. Kualitas ini dibangun melalui pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, dan ketahanan generasi muda dalam menghadapi perubahan zaman.
“Kebangkitan bangsa hari ini dimulai dari menjaga kualitas generasi. Infrastruktur penting, tetapi manusia yang akan menentukan apakah bangsa ini benar-benar maju,” tegasnya. Ia menambahkan bahwa pembangunan fisik tetap penting, namun harus diimbangi dengan investasi pada sumber daya manusia.
Menurut Indah, generasi muda adalah aset paling strategis yang akan menentukan arah pembangunan bangsa di masa depan. Tantangan kebangsaan saat ini telah berubah dari ancaman penjajahan fisik menjadi tantangan menyiapkan generasi yang sehat, terdidik, adaptif, dan tidak mudah terpengaruh ancaman sosial maupun disinformasi.
Di Kabupaten Lumajang, pembangunan sumber daya manusia menjadi bagian penting dari agenda pembangunan daerah yang sejalan dengan visi Asta Cita Nararya. Indah menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur akan kehilangan makna jika masyarakat tidak memiliki kapasitas untuk memanfaatkannya secara produktif.
“Kalau generasi kita sehat, cerdas, dan terlindungi, maka daerah akan kuat. Kalau daerah kuat, bangsa juga akan kuat. Itu inti kebangkitan yang harus kita pahami hari ini,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa kebangkitan nasional di era sekarang menuntut perhatian lebih serius pada sektor pendidikan, gizi, perlindungan anak, dan literasi digital.
Melalui momentum Hari Kebangkitan Nasional, Pemerintah Kabupaten Lumajang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memandang pembangunan secara lebih utuh dengan menempatkan kualitas manusia sebagai inti kemajuan daerah dan bangsa.





















