Headline.co.id, Bupati Raja Ampat ~ Orideko I. Burdam, secara resmi melantik dan mengambil sumpah 112 kepala kampung di Kabupaten Raja Ampat. Acara pelantikan ini berlangsung di Lapangan Upacara Kantor Bupati Raja Ampat pada Senin, 18 Mei 2026. Selain pelantikan, acara ini juga dirangkaikan dengan Retret Kepala Kampung Tahun 2026, yang bertujuan untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan dan tata kelola pemerintahan kampung.
Dalam sambutannya, Bupati Orideko menyampaikan ucapan selamat kepada para kepala kampung yang baru dilantik. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Raja Ampat, saya mengucapkan selamat kepada seluruh Kepala Kampung yang telah resmi dilantik dan dikukuhkan. Selamat mengemban amanah yang mulia ini. Saudara-saudara adalah ujung tombak pemerintahan, pemimpin pertama yang disentuh langsung oleh masyarakat,” ujar Orideko.
Bupati menegaskan bahwa sumpah dan janji jabatan yang diucapkan bukan sekadar seremonial, melainkan merupakan tanggung jawab besar kepada Tuhan, masyarakat, dan negara. Ia menekankan pentingnya menjalankan jabatan kepala kampung dengan ikhlas, berani, dan bertanggung jawab demi pelayanan masyarakat dan pembangunan kampung yang berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Raja Ampat berkomitmen mendukung kepala kampung melalui retret dan pembekalan yang melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Materi pembekalan mencakup pengelolaan dana kampung, penyusunan RPJMDes, pemberdayaan ekonomi masyarakat, ketahanan pangan, penanganan bencana, perlindungan perempuan dan anak, layanan kependudukan, penguatan ketertiban, hingga pengembangan pariwisata berbasis potensi lokal.
Bupati Orideko juga memberikan pesan kepada para kepala kampung yang baru pertama kali memimpin agar tidak takut menghadapi tantangan. “Kepada para Kepala Kampung yang baru pertama kali memimpin, saya berpesan jangan takut menghadapi tantangan. Setiap masalah di kampung adalah kesempatan untuk membuktikan bahwa Saudara layak dipercaya,” katanya.
Mengakhiri sambutannya, Orideko mengajak seluruh kepala kampung untuk selalu hadir di tengah masyarakat serta mendengarkan kebutuhan warga secara langsung. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Raja Ampat akan terus membuka ruang koordinasi dan kerja sama guna mendorong kemajuan kampung-kampung di wilayah Raja Ampat.





















