Headline.co.id, Tambora ~ Polisi masih menyelidiki video viral yang memperlihatkan tiga orang berboncengan sepeda motor terpental usai menabrak tiang di pinggir jalan saat diduga kabur dari kejaran kelompok bersenjata tajam di Tambora, Jakarta Barat. Peristiwa itu menjadi perhatian publik setelah rekaman kejadian beredar luas di media sosial pada Minggu (17/5/2026). Dalam video tersebut, korban terlihat melarikan diri setelah terjatuh, sementara sepeda motor yang mereka gunakan justru dibawa kabur oleh pihak yang mengejar. Hingga kini, polisi belum menerima laporan resmi terkait insiden tersebut dan masih mendalami motif kejadian.
Kanit Reskrim Polsek Tambora AKP Sudrajat Djumantara mengatakan pihaknya telah melakukan penyelidikan awal untuk mengungkap kronologi pasti peristiwa tersebut. Namun, proses pendalaman masih terkendala karena belum adanya laporan dari korban maupun pihak yang mengaku sebagai pemilik kendaraan.
“Kronologis pastinya belum bisa dipastikan dari kedua belah pihak. Sampai sekarang kami sudah mencari pemilik motor dan belum ada yang mengakui sebagai pemilik motor,” kata Sudrajat dalam keterangannya, Minggu (17/5/2026).
Dalam video yang beredar, terlihat tiga orang mengendarai satu sepeda motor dengan kecepatan tinggi. Mereka diduga berusaha menghindari kejaran sekelompok orang yang membawa senjata tajam. Saat melintas di lokasi kejadian, pengendara kehilangan kendali hingga menabrak tiang di pinggir jalan dan terpental.
Usai kecelakaan terjadi, ketiga korban langsung melarikan diri meninggalkan lokasi. Sementara itu, kelompok yang mengejar mereka diduga mengambil alih sepeda motor yang terjatuh lalu pergi meninggalkan tempat kejadian.
Polisi menduga insiden tersebut berkaitan dengan aksi tawuran antarkelompok. Dugaan itu muncul berdasarkan situasi dalam video yang memperlihatkan adanya pengejaran oleh kelompok bersenjata tajam. Meski demikian, kepolisian menegaskan masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab utama kejadian.
“Sepertinya tawuran ya, karena sejauh ini memang belum ada laporan yang masuk,” ujar Sudrajat.
Hingga saat ini, polisi masih berupaya mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat, termasuk pemilik kendaraan yang digunakan dalam peristiwa tersebut. Aparat juga mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian itu untuk segera melapor guna membantu proses penyelidikan.





















