Headline.co.id, Pekanbaru ~ Pertamina Patra Niaga Regional Sumatra Bagian Utara bersama Pemerintah Provinsi Riau mengambil langkah untuk mempercepat distribusi bahan bakar minyak (BBM) dengan memperpanjang jam operasional stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) hingga 24 jam di beberapa lokasi. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap meningkatnya kebutuhan masyarakat dan hasil peninjauan di sejumlah SPBU di Kota Pekanbaru, seperti SPBU Harapan Raya dan SPBU Nangka.
Selain memperpanjang jam layanan, Pertamina juga meningkatkan pasokan BBM hingga 20 persen di atas kondisi normal dan memperkuat armada mobil tangki untuk mempercepat distribusi, terutama di wilayah dengan tingkat konsumsi tinggi. Pengiriman BBM ke SPBU dilakukan lebih awal untuk memastikan ketersediaan stok di lapangan tetap terjaga.
Ketua Panitia Khusus Optimalisasi Pendapatan Daerah DPRD Riau, Abdullah, menyatakan bahwa pengawasan distribusi BBM diperketat untuk memastikan penyaluran berjalan optimal. “Kami bersama Pertamina dan pemangku kepentingan terkait melakukan pemantauan intensif untuk memastikan distribusi tepat sasaran,” ujar Abdullah di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, pada Senin (4/5/2026).
Pemerintah Provinsi Riau juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menegaskan bahwa percepatan distribusi ini merupakan bagian dari komitmen untuk menjaga ketersediaan energi. “Optimalisasi layanan SPBU menjadi upaya untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi,” katanya.
Dukungan juga datang dari Ketua DPC Hiswana Migas Riau, Tuah Laksamana Negara, yang mendorong semua lembaga penyalur untuk mengoptimalkan pelayanan, termasuk perpanjangan jam operasional. Pemprov Riau bersama Pertamina dan aparat penegak hukum akan terus melakukan pemantauan guna memastikan distribusi BBM berjalan lancar dan merata.























