Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Olahraga Sepak Bola

Kontroversi VAR Pertama Piala Dunia 2026, FIFA Disorot usai Penalti Swiss ke Gawang Qatar

Hendrawan by Hendrawan
2 months ago
in Sepak Bola
Reading Time: 4 mins read
404 21
A A
0
Gol penalti Swiss jadi kontroversi karena terindikasi offiside sebelum terjadi pelanggaraan

Gol penalti Swiss jadi kontroversi karena terindikasi offiside sebelum terjadi pelanggaraan (Dok. Fifa)

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jakarta ~ Kontroversi pertama terkait penggunaan Video Assistant Referee (VAR) di Piala Dunia 2026 muncul dalam laga Qatar kontra Swiss di San Francisco Bay Area Stadium, Santa Clara, Amerika Serikat, Minggu (14/6/2026). Keputusan penalti untuk Swiss yang berujung gol Breel Embolo memicu perdebatan karena adanya dugaan offside dalam proses terjadinya pelanggaran. Ketidakhadiran tayangan grafis offside kepada publik membuat FIFA mendapat kritik tajam terkait transparansi penggunaan teknologi. Meski demikian, FIFA memastikan prosedur VAR berjalan normal dan keputusan di lapangan tetap dinyatakan sah.

Pertandingan Grup Piala Dunia 2026 tersebut berakhir imbang 1-1. Hasil itu menjadi catatan bersejarah bagi Qatar karena untuk pertama kalinya berhasil meraih poin di putaran final Piala Dunia.

Contents

  • 1. You might also like
  • 2. Jadwal Indonesia di Piala AFF 2026 dan Arti Tiga Laga Penentu Grup A
  • 3. Persebaya vs PSMS Medan Malam Ini, Cek Jadwal dan Link Live Streaming

You might also like

Timnas Indonesia Main Kapan Lagi Ini Jadwal Piala AFF 2026 Selengkapnya

Jadwal Indonesia di Piala AFF 2026 dan Arti Tiga Laga Penentu Grup A

30 July 2026
Prediksi Persebaya vs PSMS Medan, Bernardo Tavares Siapkan Lini Serang

Persebaya vs PSMS Medan Malam Ini, Cek Jadwal dan Link Live Streaming

29 July 2026

Namun, sorotan justru tertuju pada momen di menit ke-17 saat Swiss membuka keunggulan melalui eksekusi penalti Breel Embolo.

ADVERTISEMENT

Insiden bermula ketika pemain Swiss, Remo Freuler, mengejar bola hasil sundulan di dalam kotak penalti. Dalam upayanya merebut bola, Freuler terlibat benturan dengan kiper Qatar, Mahmud Abunada. Wasit asal Honduras, Hector Martinez, kemudian menunjuk titik putih untuk Swiss.

Keputusan tersebut segera memancing protes dari kubu Qatar. Mereka menilai terdapat indikasi offside yang dilakukan Freuler sebelum terjadinya benturan. Namun, siaran pertandingan tidak menampilkan tayangan ulang berupa animasi atau garis offside yang dapat mengonfirmasi apakah pemain Swiss berada dalam posisi onside atau offside.

Ketiadaan bukti visual itu memicu gelombang kritik terhadap FIFA.

Legenda sepak bola Inggris, Gary Neville, yang bertugas sebagai komentator ITV, mempertanyakan sikap FIFA yang tetap mempertahankan keputusan tanpa menunjukkan bukti kepada publik.

“Kita semua yang duduk di sini berpikir demikian, dan semua orang di rumah juga akan berpikir, gol tersebut offside. FIFA adalah penyelenggara, mereka memiliki bukti dari keputusan otomatis itu, mengapa mereka tidak menunjukkannya kepada kita? Mereka melakukan ini pada turnamen lalu,” kata Neville.

Ia bahkan menyebut pendekatan FIFA menyerupai tindakan otoriter karena menyimpan informasi yang seharusnya dapat diakses oleh penonton.

“Penggemar sudah telanjur tidak percaya. Ada tanda tanya besar dari [keputusan] itu karena itu offside sampai mereka membuktikan hal sebaliknya kepada saya. Ini seperti diktator dalam gagasan bahwa mereka menyimpan bukti ini dan tidak menunjukkannya kepada penggemar. Ini konyol. Buktikan kepada kita bahwa itu offside. Di mana transparansinya?” tambah Neville.

Kritik senada juga disampaikan mantan penyerang tim nasional Inggris, Ian Wright. Menurutnya, minimnya keterbukaan dalam penyajian bukti justru memperbesar kecurigaan publik terhadap proses pengambilan keputusan.

“Mereka melakukan apa yang mereka inginkan. Kita melihatnya sekarang. Ini memalukan,” ujar Wright.

Di tengah meningkatnya kritik, FIFA diketahui memiliki protokol tersendiri terkait penggunaan teknologi offside semi-otomatis. Berdasarkan aturan tersebut, animasi atau grafik offside hanya ditampilkan apabila hasil pemeriksaan VAR membatalkan keputusan awal di lapangan.

Karena dalam kasus ini keputusan wasit tetap dipertahankan, tayangan grafis tersebut tidak ditampilkan kepada publik.

Analis wasit ITV yang juga mantan wasit berlisensi FIFA, Christina Unkel, memberikan penjelasan terkait kemampuan teknologi yang digunakan pada Piala Dunia 2026.

“Tidak ada toleransi yang terintegrasi dalam sistem. Namun, teknologi yang diterapkan di Piala Dunia ini berada pada level yang lebih tinggi sehingga akan lebih tajam dan jelas. Anda tidak terlalu jauh dari kenyataan, memang tampak seperti offside dari skenario kami di sini juga,” jelas Unkel.

Ia menegaskan bahwa sistem semi-otomatis yang digunakan mampu mengukur posisi pemain dengan tingkat akurasi sangat tinggi.

“Tetapi teknologinya sangat canggih, sehingga mampu menentukan dengan sangat akurat hingga sentimeter. Jadi ini adalah offside yang sangat tipis, tetapi teknologi memeriksa keduanya, ada dua potensi interaksi offside,” tambahnya.

Menanggapi polemik yang berkembang, FIFA akhirnya mengeluarkan klarifikasi resmi terkait tidak munculnya animasi onside pada tayangan pertandingan.

“Selama pertandingan Qatar vs. Swiss di San Francisco Bay Area, gangguan teknis singkat mencegah animasi grafik onside dihasilkan sebelum penalti yang diberikan kepada Swiss pada menit ke-14. Masalah tersebut segera teratasi,” tulis FIFA dalam pernyataannya.

FIFA juga menegaskan bahwa gangguan teknis tersebut tidak memengaruhi proses pemeriksaan VAR.

“Alur kerja VAR tidak terpengaruh oleh masalah ini dan mengikuti prosedur normal dalam memeriksa keputusan di lapangan. Garis yang digunakan oleh VAR untuk memeriksa posisi pemain yang bersangkutan tidak menunjukkan pemain penyerang berada dalam posisi offside dalam salah satu dari dua situasi tepat sebelum keputusan penalti,” sambung pernyataan resmi FIFA.

Kontroversi dalam laga Qatar melawan Swiss ini pun menjadi ujian awal bagi penerapan teknologi VAR yang diperbarui di Piala Dunia 2026. Di tengah upaya menghadirkan akurasi keputusan, tuntutan akan transparansi kepada publik kini menjadi perhatian yang tak kalah besar dalam menjaga kepercayaan terhadap integritas pertandingan sepak bola dunia.

Tags: Piala Dunia 2026swissSwiss Vs Qatar
ADVERTISEMENT
Hendrawan

Hendrawan

Related Stories

Timnas Indonesia Main Kapan Lagi Ini Jadwal Piala AFF 2026 Selengkapnya

Jadwal Indonesia di Piala AFF 2026 dan Arti Tiga Laga Penentu Grup A

by Hendrawan
30 July 2026
0

Jadwal Indonesia di Piala AFF 2026 menyisakan tiga laga. Simak konteks duel melawan Timor Leste, Vietnam, dan Singapura dalam persaingan...

Prediksi Persebaya vs PSMS Medan, Bernardo Tavares Siapkan Lini Serang

Persebaya vs PSMS Medan Malam Ini, Cek Jadwal dan Link Live Streaming

by Hendrawan
29 July 2026
0

Jadwal Persebaya vs PSMS Medan, akses live streaming, modal kemenangan Bajul Ijo, dan fakta penting yang masih menunggu konfirmasi resmi...

Persebaya vs PSMS Medan Malam Ini, Modal Bajul Ijo Usai Tekuk Persija

Persebaya vs PSMS Medan Jadi Ujian Perebutan Puncak Grup B

by Hendrawan
29 July 2026
0

Persebaya vs PSMS Medan menjadi laga penting Grup B. Simak konteks momentum Bajul Ijo, persaingan poin, serta status susunan pemain...

Link Live Streaming Persebaya vs PSMS Medan Piala Presiden 2026

Fakta Penting Persebaya vs PSMS Medan Jelang Kickoff Pukul 19.30 WIB

by Hendrawan
29 July 2026
0

Persebaya vs PSMS Medan berlangsung 29 Juli 2026 pukul 19.30 WIB. Simak jadwal, live streaming, konteks Grup B, dan status...

Jadwal Indonesia di Piala AFF 2026 Timor Leste Jadi Lawan Berikutnya

Jadwal Indonesia di Piala AFF 2026: Timor Leste Jadi Ujian Berikutnya

by Hendrawan
29 July 2026
0

Jadwal Indonesia di Piala AFF 2026 berlanjut melawan Timor Leste pada 31 Juli. Simak jam, lokasi, dan tiga laga tersisa...

Tim Persija Jakarta

Hasil Persija vs Port FC 2-2: Bangkit setelah Tertinggal Dua Gol

by wahyu
29 July 2026
0

Hasil Persija vs Port FC berakhir 2-2. Macan Kemayoran bangkit dari ketertinggalan dua gol melalui Arlyansyah Abdulmanan dan Stjepan Loncar.

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

DLHP Tuban Rampungkan Pemasangan 2.000 PJU LED untuk Keamanan Jalan

DLHP Tuban Rampungkan Pemasangan 2.000 PJU LED untuk Keamanan Jalan

3 March 2026
Gubernur Sumsel Ajak Warga Pererat Silaturahmi di Hari Raya Idulfitri

Gubernur Sumsel Ajak Warga Pererat Silaturahmi di Hari Raya Idulfitri

24 March 2026
Wakapolri Pantau Ketat Seleksi Akpol dengan Teknologi Medis Modern

Wakapolri Pantau Ketat Seleksi Akpol dengan Teknologi Medis Modern

8 July 2026
Lokasi kecelakaan lalu lintas di Perempatan Wiyoro, Bantul

Pick Up Hantam Dua Motor di Perempatan Wiyoro Bantul, Polisi Ungkap Kronologi dan Kondisi Korban

16 August 2025

Siswi MTsN 9 Bantul Raih Juara II Nasional Riset Film Moderasi Beragama

7 March 2022
Pemprov Riau Dorong Gaya Hidup Sehat untuk Kendalikan Penyakit Jantung

Pemprov Riau Dorong Gaya Hidup Sehat untuk Kendalikan Penyakit Jantung

5 February 2026
Kondisi sepeda motor Honda GL 100 yang dikendarai pelajar asal Magelang menabrak tembok rumah warga di Jalan Tempel–Turi, Dusun Kopen, Lumbungrejo, Tempel, Sleman, Jumat (31/10/2025) pagi.

Pelajar Asal Magelang Tewas Setelah Tabrak Tembok di Jalan Tempel–Turi Sleman

31 October 2025

Artikel Terbaru

Timnas Indonesia Main Kapan Lagi Ini Jadwal Piala AFF 2026 Selengkapnya

Jadwal Indonesia di Piala AFF 2026 dan Arti Tiga Laga Penentu Grup A

30 July 2026
Polwan dan Bhayangkari Polda Kaltim Berikan Bantuan di Karangjati

Polwan dan Bhayangkari Polda Kaltim Berikan Bantuan di Karangjati

30 July 2026
Kemendikdasmen Gandeng KPK untuk Tingkatkan Pendidikan Antikorupsi di Sekolah

Kemendikdasmen Gandeng KPK untuk Tingkatkan Pendidikan Antikorupsi di Sekolah

30 July 2026
Literasi Digital Jadi Pilar Menghadapi Algoritma dan Disinformasi di Media Sosial

Literasi Digital Jadi Pilar Menghadapi Algoritma dan Disinformasi di Media Sosial

30 July 2026
Kemenag Ajak UNU Yogyakarta Kembangkan Kampus Berbasis Nilai Pesantren

Kemenag Ajak UNU Yogyakarta Kembangkan Kampus Berbasis Nilai Pesantren

30 July 2026
ASEAN Fokus pada Konflik Timur Tengah dan Penipuan Daring

ASEAN Fokus pada Konflik Timur Tengah dan Penipuan Daring

30 July 2026
Mahkamah Agung RI Dorong Reformasi Peradilan ASEAN dengan Prinsip Denpasar

Mahkamah Agung RI Dorong Reformasi Peradilan ASEAN dengan Prinsip Denpasar

30 July 2026

Popular Story

Ilustrasi gambar kebakaran
Peristiwa

Lilin Saat Listrik Padam Diduga Picu Kebakaran Bengkel Sepeda Ontel di Bantul

by Hendrawan
25 July 2026
0

Highlight Berita Lilin Saat Listrik Padam Diduga Picu Kebakaran Bengkel Sepeda Ontel...

Read moreDetails

Prediksi Cuaca Besok Rabu 29 Juli 2026 di Jawa: Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang hingga Surabaya

Gempa Magnitudo 4.0 Guncang Wilayah Sumbawa, NTB

Polres Pasuruan Modifikasi Mobil Patroli untuk Distribusi Air Bersih ke Daerah Kekeringan

Pemkab Manggarai Barat Ajak Swasta dan BUMN Tingkatkan Fasilitas Pendidikan

Cuaca Besok di Bali, NTB, dan NTT: Denpasar, Mataram hingga Kupang Berawan

Risiko Serius di Balik Kebiasaan Membunyikan Leher

Mendagri Dorong ASN Beradaptasi dengan Keberagaman Daerah

Dampak Kekurangan Sinar Matahari bagi Kesehatan Tubuh

GDPS Tingkatkan Standar Pengelolaan Tenaga Kerja Profesional

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.