Headline.co.id, Jakarta ~ Pemerintah memastikan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) nasional berjalan dengan tertib, terkendali, dan berintegritas melalui penguatan sistem pemantauan terpusat berbasis teknologi. Hal ini ditegaskan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, saat meninjau langsung Command Center “Posko Pendampingan TKA” pada hari pertama pelaksanaan gelombang ketiga.
Dari pusat kendali tersebut, Kemendikdasmen memantau jalannya asesmen secara real time, mulai dari kesiapan sistem, pelaksanaan di satuan pendidikan, hingga respons cepat terhadap kendala teknis di berbagai daerah. Pendekatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga kredibilitas dan transparansi pelaksanaan TKA secara nasional. “Berdasarkan pemantauan dan dialog dengan penyelenggara di berbagai provinsi, pelaksanaan TKA gelombang ketiga berjalan lancar dan tertib. Ini menjadi dasar untuk terus meningkatkan kualitas asesmen ke depan,” ujar Mendikdasmen, dalam keterangan tertulis yang diterima , Rabu (29/4/2026).
Pemantauan terintegrasi juga menunjukkan adanya koordinasi aktif pemerintah pusat dan daerah. Perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku, Corneli Latupeirissa, melaporkan bahwa secara umum pelaksanaan berjalan lancar, meskipun sempat terjadi gangguan jaringan di sejumlah sekolah pada sesi awal. “Gangguan teknis terutama pada jaringan internet sempat terjadi di beberapa wilayah kabupaten, namun saat ini sudah dapat diatasi dan pelaksanaan kembali normal,” jelas Corneli.
Sementara itu, dari wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Agama Kota Yogyakarta, Nurkhayati, menyampaikan bahwa pelaksanaan TKA di madrasah berlangsung optimal dengan tingkat partisipasi penuh. “Pelaksanaan di Yogyakarta aman dan terkendali, jaringan juga mendukung. Untuk madrasah, baik MI maupun MTs, partisipasi mencapai 100 persen,” ungkapnya.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menegaskan bahwa penguatan Command Center menjadi strategi kunci dalam memastikan setiap tahapan asesmen berjalan sesuai standar. Sinergi lintas pemangku kepentingan—mulai dari pemerintah daerah, satuan pendidikan, hingga kementerian/lembaga terkait—menjadi fondasi utama dalam menjaga mutu pelaksanaan TKA.
Ke depan, pemerintah akan terus melakukan penyempurnaan sistem dan mekanisme asesmen berbasis pengalaman lapangan, guna menghadirkan sistem evaluasi pendidikan yang semakin adaptif, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pembelajaran nasional.




















