Headline.co.id, Jakarta ~ Transjakarta mengoperasikan layanan bus shuttle rute Stasiun Bekasi Timur–Stasiun Bekasi sebagai tanggapan atas gangguan operasional KRL lintas Cikarang–Bekasi pada Selasa (28/4/2026). Layanan ini disiapkan untuk memfasilitasi mobilitas penumpang selama proses evakuasi insiden kecelakaan kereta Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur berlangsung.
Shuttle tersebut melayani perjalanan dari Stasiun Bekasi Timur menuju Stasiun Bekasi dengan total empat armada bus yang dioperasikan secara situasional sesuai kebutuhan di lapangan. Tarif yang dikenakan tetap normal. Transjakarta menyatakan bahwa layanan darurat ini merupakan bentuk dukungan terhadap penanganan gangguan perjalanan KRL, sekaligus memastikan masyarakat tetap memiliki akses transportasi publik yang memadai. “Layanan shuttle dioperasikan selama proses evakuasi untuk membantu pelanggan yang terdampak,” demikian keterangan resmi yang disampaikan dalam Infotije.
Selain layanan darurat, Transjakarta juga mengoptimalkan rute reguler melalui jaringan Transjabodetabek dan Royaltrans guna mengakomodasi pergerakan masyarakat dari wilayah Bekasi menuju Jakarta. Rute Transjabodetabek yang dapat dimanfaatkan masyarakat meliputi B11 Bekasi Barat–Cawang, B21 Bekasi Timur–Cawang, B25 Bekasi–Dukuh Atas, B41 Vida Bekasi–Cawang Sentral, B51 Cikarang–Cawang, serta 2B Harapan Indah–Pulo Gadung.
Sementara itu, layanan premium Royaltrans tersedia melalui rute B13 Summarecon Bekasi–Blok M dan B14 Summarecon Bekasi–Kuningan. Transjakarta juga mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi terbaru melalui kanal resmi dan aplikasi TJ:Transjakarta guna memperoleh pembaruan layanan secara real time. Dengan adanya layanan shuttle dan optimalisasi rute ini, diharapkan mobilitas warga Bekasi tetap terjaga meskipun terjadi gangguan pada perjalanan KRL lintas Cikarang–Bekasi.





















