Headline.co.id, Jambi ~ Pemerintah Kota Jambi berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dengan berkoordinasi langsung bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Pada Senin (27/4/2026), Wali Kota Jambi, Maulana, bertemu dengan Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (PAUD Dikdasmen) untuk mempercepat pemerataan akses dan kualitas pendidikan di wilayah tersebut.
Pertemuan yang diadakan di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Jambi ini juga dihadiri oleh kepala daerah se-Provinsi Jambi, di bawah koordinasi Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani. Agenda utama dari pertemuan ini adalah memperkuat kebijakan wajib belajar 13 tahun dan mempercepat peningkatan kualitas satuan pendidikan.
Wali Kota Maulana menegaskan bahwa Pemkot Jambi sedang mempercepat penguatan pendidikan anak usia dini (PAUD) sebagai fondasi utama pembangunan sumber daya manusia. Dalam satu tahun kepemimpinannya, jumlah PAUD negeri di Kota Jambi telah meningkat dari dua menjadi lima sekolah. “Ini bagian dari komitmen kami mendukung wajib belajar 13 tahun. Ke depan, kami mengusulkan agar setiap kecamatan memiliki PAUD negeri sehingga akses pendidikan usia dini bisa lebih merata dan gratis,” ujarnya.
Maulana menambahkan bahwa kebijakan ini akan memperkuat program SAPA Bahagia (Sisir, Ajak, Pantau, Advokasi untuk Anak Bahagia), yang dirancang untuk memastikan seluruh anak usia dini, khususnya dari keluarga kurang mampu, memperoleh layanan pendidikan yang layak. “Dengan adanya PAUD negeri di setiap kecamatan, anak-anak yang telah terdata melalui program SAPA Bahagia dapat langsung tertampung dan mendapatkan pendidikan yang berkualitas,” jelas Maulana.
Selain pemerataan akses, Pemkot Jambi juga mengajukan usulan revitalisasi sekolah sebagai bagian dari peningkatan mutu pendidikan. Sebanyak 40 sekolah telah masuk tahap verifikasi dan validasi (verval), dengan tambahan 95 sekolah diusulkan untuk mendapatkan dukungan program serupa. “Seluruh usulan sudah kami input dalam sistem. Kami berharap dapat segera direalisasikan untuk mendukung kualitas sarana dan prasarana pendidikan di Kota Jambi,” katanya.
Langkah ini mencerminkan pendekatan komprehensif Pemkot Jambi dalam membangun sektor pendidikan, mulai dari penguatan akses, peningkatan kualitas, hingga penguatan sistem pendukung. Melalui sinergi dengan pemerintah pusat, Pemkot Jambi menargetkan terwujudnya ekosistem pendidikan yang inklusif, merata, dan berdaya saing, sejalan dengan agenda nasional pembangunan sumber daya manusia unggul.





















