Headline.co.id, Palembang ~ Gubernur Sumatra Selatan, Herman Deru, memaparkan strategi pembangunan daerah dalam podcast Detik.com yang berlangsung di Griya Agung, Palembang, pada Minggu (26/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, Herman Deru menjelaskan bahwa pembangunan Sumatra Selatan berfokus pada tiga pilar utama: infrastruktur, ketahanan pangan, dan pengembangan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.
Salah satu prioritas yang diungkapkan adalah peningkatan layanan kesehatan melalui aktivasi pos pelayanan terpadu (posyandu) di seluruh wilayah. “Akurasi berat badan bayi menjadi indikator utama dalam menentukan status gizi. Dengan penggunaan timbangan digital, data yang diperoleh lebih presisi sehingga intervensi gizi dapat dilakukan secara tepat,” ujarnya. Upaya ini telah berkontribusi pada penurunan angka stunting di Sumatra Selatan, dari 24,8 persen pada 2021 menjadi 15,9 persen pada 2024.
Di sektor ekonomi, Herman Deru menyoroti keberhasilan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) yang mengubah pola pikir masyarakat dari konsumtif menjadi produktif dengan memanfaatkan lahan pekarangan. Selain itu, dalam sektor pertanian, Sumatra Selatan berhasil meningkatkan peringkat nasional dalam produksi padi, dari posisi delapan besar menjadi peringkat tiga besar nasional. “Peremajaan lahan sawah dan optimalisasi irigasi terus dilakukan untuk memperkuat peran Sumatra Selatan sebagai salah satu lumbung pangan nasional,” katanya.
Menghadapi tantangan ke depan, pemerintah daerah memprioritaskan pengembangan sumber daya manusia yang kompetitif, terutama melalui peningkatan keterampilan dan literasi digital bagi generasi muda. Menutup sesi wawancara, Herman Deru menyampaikan harapannya agar masyarakat Sumatra Selatan dapat hidup sejahtera. “Saya ingin masyarakat Sumsel hidup bahagia, kebutuhan tercukupi, pelayanan publik berjalan baik, dan kehidupan sosial tetap harmonis,” ujarnya.






















