Headline.co.id, Jakarta ~ Jakarta. Badan Gizi Nasional (BGN) mengumumkan telah mendirikan lebih dari 27 ribu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia dalam jangka waktu satu tahun empat bulan. Pembangunan ini merupakan bagian dari upaya mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah. Kepala BGN, Dadan Hindayana, menyampaikan hal ini pada Rabu (22/4/2026).
Dadan Hindayana menjelaskan bahwa saat ini BGN memiliki 27 ribu kepala SPPG, 27 ribu ahli gizi, 27 ribu akuntan, serta 1,1 juta relawan yang terlibat dalam program ini. Program ini merupakan salah satu dari AstaCita Presiden Prabowo Subianto. Di Sumatera Barat, BGN mencatat terdapat 404 SPPG, dengan 70 di antaranya berlokasi di Kota Padang. Total dana yang berputar di wilayah tersebut mencapai Rp400 miliar untuk mendukung kebutuhan MBG.
Program MBG yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo tidak hanya bertujuan untuk menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan sehat, tetapi juga memberikan dampak positif pada sektor lain seperti pertanian dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Kepala BGN menambahkan bahwa 95 persen bahan-bahan yang digunakan dalam MBG berasal dari sektor pertanian, sehingga kebijakan ini memberikan manfaat langsung kepada petani, peternak, nelayan, dan sektor terkait lainnya.
Selain itu, 20 persen dari anggaran MBG dialokasikan untuk biaya operasional, termasuk gaji relawan yang berkisar Rp2,4 juta hingga Rp3,5 juta. Berdasarkan laporan dari berbagai daerah, Program MBG juga berhasil menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran serta memberikan dampak positif terhadap angka gini ratio. “Program ini telah memberikan kontribusi nyata dalam mengurangi kesenjangan sosial,” tutur Kepala BGN.






















