Headline.co.id, Jogja ~ Seorang pedagang bakmi berinisial Sb (69), warga Prenggan, Kotagede, Yogyakarta, meninggal dunia setelah sempat tak sadarkan diri di warung miliknya di Jalan Nyi Wiji Adisoro, Minggu (19/4/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Peristiwa tersebut terjadi saat korban tengah beraktivitas seperti biasa melayani pembeli. Korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Hidayatulloh, namun dinyatakan meninggal dunia setibanya di instalasi gawat darurat. Dugaan sementara, korban meninggal akibat penyakit asam lambung yang telah lama dideritanya.
Informasi kejadian ini disampaikan oleh Kasi Humas Polresta Yogyakarta, Ipda R. Anton Budi Susilo, kepada Headline.co.id. Ia menjelaskan bahwa insiden bermula ketika korban sedang menyiapkan dagangan bakmi pada malam hari.
“Korban sempat melayani satu pelanggan, setelah itu tiba-tiba tergeletak dan tidak sadarkan diri di lokasi,” ujar Ipda Anton pada Headline Senin (20/4/2026).
Menurut keterangan saksi yang juga istri korban, Sy (62), saat kejadian dirinya langsung meminta bantuan warga sekitar. Dua tetangga, Hd (60) dan Nt (61), turut membantu menangani situasi tersebut.
“Saat korban tidak sadarkan diri, saksi kemudian memanggil ambulans Sedekah Rombongan untuk membawa korban ke RS Hidayatulloh,” jelasnya.
Setibanya di IGD Rumah Sakit Hidayatulloh, tim medis melakukan pemeriksaan terhadap korban. Namun, hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa korban telah meninggal dunia.
Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit asam lambung. Bahkan, tiga hari sebelum kejadian, korban sempat mengeluhkan kondisi kesehatannya yang kambuh.
“Korban mempunyai riwayat penyakit asam lambung, dan beberapa hari sebelum kejadian sempat kambuh,” tambah Ipda Anton.
Pihak kepolisian memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dalam peristiwa tersebut. Kesimpulan sementara, korban meninggal dunia akibat kondisi medis yang dideritanya.






















