Headline.co.id, Jogja ~ Video yang memperlihatkan dugaan tindakan asusila oleh sepasang remaja berseragam sekolah di bantaran Kali Code, Kotabaru, Gondokusuman, Yogyakarta, viral di media sosial pada Senin (13/4/2026). Unggahan tersebut pertama kali disebarkan akun Instagram @merapi_uncover dan memicu perhatian publik. Peristiwa diduga terjadi pada sore hari di area tangga pinggir sungai, dengan kedua remaja disebut masih berstatus pelajar SMP. Menindaklanjuti viralnya video, Polsek Gondokusuman langsung melakukan penelusuran ke lokasi kejadian untuk memastikan fakta di lapangan.
Dalam unggahan yang beredar, seorang pelapor warga menyampaikan keprihatinannya atas perilaku kedua remaja tersebut. “Izin melaporkan, sore hari ini jam setengah lima, ada anak SMP diduga mesum di pinggir Kali Code daerah Kotabaru,” ujarnya. Ia juga menyayangkan tindakan tersebut dilakukan di ruang publik oleh pelajar yang masih di bawah umur. “Mbok ya belajar, masih kecil kok sudah seperti itu,” tambahnya.
Kasihumas Polresta Yogyakarta Ipda Anton Budi S., S.Psi., M.M. saat dikonfirmasi headline.co.id menjelaskan bahwa pihak kepolisian telah merespons cepat video viral tersebut. Ia menyebut, tim dari Polsek Gondokusuman langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penyelidikan awal.
“Polsek Gondokusuman merespon adanya video 2 remaja yang viral di media sosial dengan TKP Lendah Sungai Code, Kotabaru, Gondokusuman,” ujar Anton.
Ia menjelaskan, pada Senin malam sekitar pukul 19.00 WIB, personel piket dari Unit Intelkam dan Reskrim Polsek Gondokusuman yang dipimpin Aiptu Sapta Suspratikno mendatangi lokasi yang diduga menjadi tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil pengumpulan bahan keterangan (pulbaket), polisi berkoordinasi dengan warga sekitar, termasuk karyawan angkringan di lokasi.
Berdasarkan keterangan seorang saksi bernama Ferry, yang merupakan karyawan angkringan di sekitar lokasi, tidak ada yang mengetahui secara langsung kejadian tersebut.
“Kami tidak mengetahui kejadian tersebut,” ungkap Ferry. Ia juga memperkirakan peristiwa terjadi sebelum pukul 14.00 WIB, mengingat aktivitas angkringan baru dimulai setelah waktu tersebut.
Selain itu, saksi menduga kedua remaja yang terekam dalam video bukan merupakan warga sekitar kawasan Kali Code Kotabaru. Dugaan ini diperkuat dari tidak dikenalnya kedua individu tersebut oleh warga setempat.
Dari hasil analisis sementara, kepolisian memastikan bahwa lokasi dalam video memang berada di kawasan Lendah Sungai Code, tepatnya di sebelah utara area angkringan Kotabaru. Polisi juga menyebut kemungkinan kedua pelaku bukan warga sekitar dan diduga memiliki niat melakukan tindakan asusila.
Adapun langkah yang telah dilakukan aparat kepolisian meliputi mendatangi TKP, melakukan pengumpulan bahan keterangan, dokumentasi, serta pelaporan kepada pimpinan untuk tindak lanjut.
Sebagai upaya pencegahan, kepolisian merekomendasikan agar Bhabinkamtibmas meningkatkan kegiatan pembinaan dan penyuluhan (binluh) kepada masyarakat di wilayah tersebut, khususnya di kawasan bantaran Kali Code.
Peristiwa ini memicu keprihatinan masyarakat, terutama terkait perilaku remaja di ruang publik. Warga berharap ada pengawasan lebih ketat dari orang tua maupun pihak terkait agar kejadian serupa tidak terulang.





















