Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan

Tragedi di Dalam Mobil, Polisi Duga Keracunan CO: Ini Penjelasan dan Cara Mencegahnya

Hendrawan by Hendrawan
7 months ago
in Kesehatan
Reading Time: 4 mins read
404 22
A A
0
Waspadai Keracunan Karbon Monoksida yang Sulit Terdeteksi

Ilustrasi Gambar

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Sleman ~ Seorang mahasiswa berinisial ALB (29), warga Kudus, Jepara, ditemukan meninggal dunia di dalam mobil Honda BRV yang terparkir di Balai Padukuhan Pojok Tiyasan, Condongcatur, Depok, Sleman, Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Korban ditemukan warga saat kegiatan gotong royong setelah mobil yang terparkir lama menimbulkan kecurigaan. Polisi menduga korban meninggal akibat keracunan karbon monoksida (CO) di dalam kendaraan tertutup. Kasus ini kini menjadi perhatian karena mengungkap bahaya gas beracun yang kerap tidak disadari.

Contents

    • 0.1. Styrofoam untuk Makanan, Ini Risiko dan Cara Pakainya
    • 0.2. Meditasi Tujuh Hari Dikaitkan dengan Perubahan Aktivitas Otak
  • 1. Karbon Monoksida, Gas Berbahaya yang Sulit Terdeteksi
  • 2. Gejala Keracunan yang Kerap Diabaikan
  • 3. Cara Mencegah Keracunan Karbon Monoksida

Kasi Humas Polresta Sleman, IPTU Argo Anggoro, S.H., menjelaskan bahwa korban ditemukan dalam posisi duduk di kursi pengemudi. “Saat ditemukan, korban mengenakan kaos lengan pendek warna hitam dan celana pendek warna abu-abu dengan posisi duduk di belakang kemudi,” ujarnya kepada Headline.co.id.

You might also like

Sering Pakai Styrofoam untuk Makanan? Kenali Risikonya

Styrofoam untuk Makanan, Ini Risiko dan Cara Pakainya

31 October 2026
Studi Ungkap Dampak Meditasi Sepekan pada Otak

Meditasi Tujuh Hari Dikaitkan dengan Perubahan Aktivitas Otak

31 October 2026

Baca juga: Mahasiswa Ditemukan Tewas di Mobil di Sleman, Sempat Dilaporkan Hilang dan Viral di Media Sosial

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Menurut keterangan warga, mobil tersebut telah terparkir di lokasi sekitar satu bulan atau sejak pertengahan bulan puasa. Penemuan bermula saat warga hendak mengambil pasir di area balai dusun, lalu memeriksa kendaraan yang mencurigakan tersebut dan menemukan korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Korban sebelumnya diketahui sempat dilaporkan hilang sejak Kamis, 5 Maret 2026. Berdasarkan keterangan keluarga, korban meninggalkan rumah saudaranya di wilayah Condongcatur sekitar pukul 07.25 WIB dengan mengendarai mobil. Rekaman CCTV memperlihatkan korban keluar rumah, namun tidak pernah kembali dan tidak dapat dihubungi sejak saat itu.

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), analisis CCTV, serta pemeriksaan forensik di RS Bhayangkara Polda DIY. Hasil pemeriksaan luar tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan benda tumpul,” kata IPTU Argo.

Lebam pada jenazah berwarna merah cerah mengarah pada dugaan keracunan karbon monoksida. Korban diperkirakan telah meninggal antara 15 hingga 37 hari sebelum ditemukan, mengingat kondisi berada di dalam ruang tertutup.

Sejumlah barang milik korban turut ditemukan di lokasi, di antaranya kunci mobil, jam tangan merek Fosil, telepon genggam merek Samsung, tas pinggang merek Everbest, TWS merek Soundcore, serta botol parfum tanpa merek. Pihak keluarga telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak autopsi. Jenazah kemudian dibawa pulang ke Jepara.

Baca juga: Tragis! Hilang Sejak Maret Ditemukan Meninggal di Dalam Mobil, Ini Penjelasan Polisi

Karbon Monoksida, Gas Berbahaya yang Sulit Terdeteksi

Karbon monoksida (CO) merupakan gas beracun yang tidak memiliki bau dan tidak berwarna, sehingga sangat sulit dideteksi tanpa alat khusus. Gas ini dihasilkan dari proses pembakaran bahan bakar seperti bensin, kayu, arang, maupun gas, dan umum ditemukan pada asap kendaraan bermotor, kompor, hingga pembakaran sampah.

Karena sifatnya yang tidak terdeteksi, karbon monoksida sering disebut sebagai “silent killer” atau pembunuh diam-diam. Paparan gas ini dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan, bahkan kematian, terutama jika terjadi di ruang tertutup seperti di dalam mobil.

Secara medis, karbon monoksida bekerja dengan cara mengikat hemoglobin dalam darah, sehingga menghambat distribusi oksigen ke seluruh tubuh. Akibatnya, organ-organ vital tidak mendapatkan oksigen yang cukup dan dapat mengalami kerusakan serius.

Gejala Keracunan yang Kerap Diabaikan

Keracunan karbon monoksida sering kali sulit dikenali karena gejalanya mirip dengan penyakit ringan seperti flu. Beberapa gejala awal yang dapat muncul antara lain pusing, lemas, sesak napas, mual, muntah, hingga nyeri dada.

Pada paparan yang lebih berat, korban dapat mengalami gangguan keseimbangan, penglihatan kabur, sulit berkonsentrasi, kejang, hingga kehilangan kesadaran. Dalam kondisi tertentu, seseorang bahkan dapat meninggal tanpa sempat merasakan gejala, terutama jika terpapar saat tidur.

Cara Mencegah Keracunan Karbon Monoksida

Untuk menghindari risiko keracunan karbon monoksida, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berada di ruang tertutup. Beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan antara lain:

  • Memastikan ventilasi udara di rumah atau ruangan tertutup berfungsi dengan baik
  • Tidak menyalakan kendaraan di dalam garasi atau ruang tertutup tanpa sirkulasi udara
  • Menghindari penggunaan alat berbahan bakar di dalam ruangan tanpa ventilasi
  • Tidak menempatkan generator listrik yang menyala di dalam rumah
  • Memasang alat pendeteksi karbon monoksida jika memungkinkan

Jika mengalami gejala yang mengarah pada keracunan karbon monoksida, segera menjauh dari sumber paparan dan cari udara segar, serta segera mendapatkan penanganan medis.

Kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. “Kami mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak berwajib jika menemukan kendaraan yang terparkir lama atau mencurigakan di area publik,” pungkas IPTU Argo.

Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media

Add as a preferred source on Google
Gambar dukungan Headline.co.id

Gambar tidak dapat dimuat.

Tags: Berita Slemankarbon monoksidaKeracunan CO

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Hendrawan

Hendrawan

Related Stories

Sering Pakai Styrofoam untuk Makanan? Kenali Risikonya

Styrofoam untuk Makanan, Ini Risiko dan Cara Pakainya

by Redaksi Jateng
31 October 2026
0

Headline.co.id ~ Styrofoam makanan masih kerap digunakan untuk membungkus nasi, mi, gorengan, hingga sup. Wadah yang dikenal sebagai expanded polystyrene...

Studi Ungkap Dampak Meditasi Sepekan pada Otak

Meditasi Tujuh Hari Dikaitkan dengan Perubahan Aktivitas Otak

by Redaksi Jateng
31 October 2026
0

Headline.co.id ~ Penelitian University of California San Diego (UCSD) menemukan program meditasi dan latihan pikiran-tubuh selama tujuh hari berkaitan dengan...

Mengenal Alga Merah dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Alga Merah: Kandungan, Manfaat, dan Cara Konsumsinya

by Redaksi Jateng
31 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Alga merah mengandung serat, mineral, dan senyawa alami yang berpotensi mendukung kesehatan. Informasi mengenai manfaat alga merah...

Idap Coral Reef Aorta, Anak 12 Tahun Alami Hipertensi 225/158 mmHg

Coral Reef Aorta Picu Hipertensi 225/158 pada Anak 12 Tahun

by Redaksi Jateng
30 October 2026
0

Headline.co.id ~ Seorang anak berusia 12 tahun asal China mengalami hipertensi berat dengan tekanan darah mencapai 225/158 mmHg akibat kondisi...

Inilah 7 Wajib Kebiasan Sehat Menjaga Fungi Organ Tubuh

7 Kebiasaan Sehat untuk Menjaga Fungsi Organ Tubuh

by Redaksi Jateng
30 October 2026
0

Headline.co.id ~ Dokter nefrologi dari David Geffen School of Medicine UCLA, Dr. Niloofar Nobakht, merumuskan tujuh kebiasaan sehat untuk membantu...

Nasi Dingin dan Nasi Hangat, Mana Lebih Sehat?

Nasi Dingin vs Nasi Hangat: Mana yang Lebih Sehat?

by Redaksi Jateng
30 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Nasi dingin, terutama yang didinginkan di dalam kulkas, berpotensi memiliki indeks glikemik lebih rendah dibandingkan nasi hangat...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Polri Siapkan Perubahan Pola Penanganan Aksi Unjuk Rasa

Polri Ubah Pola Penanganan Aksi Unjuk Rasa, Utamakan Negosiasi

30 September 2026
Gempa Magnitudo 3.5 Guncang Wilayah Selayar, Sulawesi Selatan

Gempa Magnitudo 3.5 Guncang Wilayah Selayar, Sulawesi Selatan

24 February 2026
Polresta Sleman sedang menunjukan barang bukti

Tragis! Seorang Pria di Gamping Tega Habisi Nyawa Ibu Kandungnya, Jasad Dibuang di Kebun

31 January 2025
: Istimewa

Pelatihan Praktis di Bojonegoro Siapkan 150 Wirausahawan Muda

27 August 2026
MTQ ke-34 di Kayong Utara: Ajang Promosi Wisata dan Ekonomi Lokal

MTQ ke-34 di Kayong Utara: Ajang Promosi Wisata dan Ekonomi Lokal

25 July 2026
Posyandu Berperan Penting dalam Pencegahan Stunting dan Kesehatan Ibu-Anak

Posyandu Berperan Penting dalam Pencegahan Stunting dan Kesehatan Ibu-Anak

11 June 2026
Bunda PAUD Tidore Tegaskan Pentingnya Pendidikan Prasekolah

Bunda PAUD Tidore Tegaskan Pentingnya Pendidikan Prasekolah

10 June 2026

Artikel Terbaru

Pajak Ekonomi Digital Tembus Rp58,75 Triliun hingga September 2026

Pajak Ekonomi Digital Capai Rp58,75 Triliun hingga September 2026

4 November 2026
Kemenag Ingatkan Penghulu Bertindak sesuai Regulasi

Kemenag Ingatkan Penghulu Bertindak sesuai Regulasi

4 November 2026
24 Pemain untuk I.League Cup 2026/2027, Pilih Tiga Legiun Asing demi Keseimbangan Taktik

24 Pemain Arema FC untuk I.League Cup 2026/2027

4 November 2026
Penumpang Kereta Api dan Pengangkutan Barang Penyeberangan Laut Tumbuh pada September 2026

BPS Catat Penumpang Kereta Api Naik pada September 2026

4 November 2026
1,33 Juta Murid Ikuti TKA Gelombang 2, Kemendikdasmen Perkuat Pengawasan dan Kesiapan Teknis

TKA Gelombang 2 Diikuti 1,33 Juta Murid, Pengawasan Diperkuat

4 November 2026
Menag Dukung Pengusulan KH Abbas Abdul Jamil Buntet sebagai Pahlawan Nasional

Menag Dukung Pengusulan KH Abbas Buntet Jadi Pahlawan Nasional

4 November 2026
Korlantas Polri Sosialisasikan Penggunaan Aplikasi K3I ke Jajaran Ditlantas Polda Metro Jaya

Aplikasi K3I Korlantas Dipakai Pantau Kendaraan Operasional

4 November 2026

Popular Story

Pendataan Warga Kobe Diperbarui agar Bantuan Menjangkau yang Membutuhkan
Pemerintah

Pendataan Warga Kobe Diperbarui untuk Tepat Sasaran

by Dani
28 October 2026
0

Headline.co.id, Halmahera Tengah ~ Pendataan warga Kobe di Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku...

Read moreDetails

Polisi Peduli Pendidikan, Kapolresta Sumenep Tanamkan Kamtibmas

Siklon Tropis ARNAB Tak Berdampak Langsung, BMKG Waspada Hujan Lebat

Bupati Sergai Ajukan Lima Aspirasi Pendidikan Islam

Pengembangan Pesantren Kemenag Sasar Akademik, AI, dan Ekonomi

Seni Berbasis AI Diperdebatkan di Grand Final Wirasena 2026

Program PASTI Berakhir, Pemkab Sambas Lanjutkan Pencegahan Stunting

Program Pesantren Bebas TB Disiapkan untuk Diluncurkan 4 November

Karhutla Sumsel: 63 Perkara, 54 Orang Jadi Tersangka

Investasi Teknologi AS Didorong Perkuat Talenta Digital Indonesia

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.