Headline.co.id, Jakarta ~ Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, mendesak diadakannya pertemuan darurat Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) setelah tiga prajurit TNI gugur dalam misi perdamaian Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL). Pernyataan ini disampaikan oleh Menlu Sugiono melalui akun resminya di media sosial X pada Selasa (31/3/2026).
Menlu Sugiono telah berkomunikasi langsung dengan Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, pada Senin (30/3/2026) untuk menyampaikan protes dan desakan resmi terkait insiden tersebut. Menlu menegaskan bahwa perlindungan terhadap pasukan penjaga perdamaian adalah mandat internasional yang tidak bisa ditawar.
Data terbaru dari Kementerian Pertahanan RI menunjukkan bahwa jumlah prajurit Satuan Tugas Kontingen Garuda (Konga) yang gugur bertambah menjadi tiga orang. Prajurit yang pertama kali teridentifikasi gugur adalah Praka Farizal Rhomadhon, diikuti oleh dua prajurit lainnya pada insiden yang terjadi pada Senin (30/3/2026).
Kepala Biro Informasi dan Hubungan Masyarakat Setjen Kemhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, mengonfirmasi bahwa selain korban jiwa, terdapat beberapa prajurit yang mengalami luka berat. “Kami terus memantau kondisi mereka dan memastikan penanganan medis terbaik,” ujar Rico dalam siaran persnya, Selasa (31/3/2026).
Salah satu korban luka berat, Praka Rico Pramudia, telah dievakuasi ke Rumah Sakit St. George di Beirut untuk mendapatkan perawatan intensif. Sementara itu, dua prajurit lainnya, Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan, juga dalam pemantauan medis setelah terkena dampak tembakan artileri di sekitar posisi kontingen Indonesia di dekat Adchit Al Qusayr.
Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, telah menyampaikan belasungkawa yang mendalam dan menyatakan kesiapan untuk bekerja sama erat dengan pemerintah Indonesia dalam mengusut tuntas insiden ini. Hingga Januari 2026, Indonesia tercatat sebagai salah satu kontributor terbesar dalam misi UNIFIL dengan mengirimkan sebanyak 756 personel tentara.





















