Headline.co.id, Sleman ~ Panewu Godean, Harsowasono, menegaskan bahwa Konferensi Pendidikan Indonesia (KPI) 2026 menjadi ajang kolaborasi penting dalam memperkuat pendidikan dan membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter. Acara ini berlangsung pada 1–2 Juli 2026 di Auditorium Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan pendidikan dari seluruh Indonesia.
KPI 2026, hasil kerja sama Pemerintah Kabupaten Sleman dan Lingkar Daerah Pendidikan (LDP), mengusung tema besar yang menekankan pentingnya pendidikan berkarakter. Harsowasono menyatakan, “Kami berkomitmen untuk mengangkat potensi lokal dan mengubahnya menjadi prestasi yang membanggakan,” ujarnya pada Rabu (1/7/2026).
Tema yang diangkat oleh Godean dalam konferensi ini menggambarkan transformasi potensi lokal menjadi capaian yang membanggakan. Tanah liat, sebagai simbol potensi sumber daya dan tradisi masyarakat Godean, diharapkan dapat terus dirawat dan dikembangkan. “Renyahnya prestasi adalah hasil dari kerja keras dan kolaborasi sekolah, pemerintah, UMKM, serta masyarakat,” tambah Harsowasono.
Kolaborasi untuk Pendidikan Berkarakter
KPI 2026 menjadi wadah pertukaran gagasan dari berbagai daerah, dengan tujuan memperkuat pendidikan berkarakter di Indonesia. Forum ini diikuti oleh berbagai pemangku kepentingan pendidikan, termasuk pemerintah, sekolah, dan masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan dapat menghasilkan strategi pendidikan yang lebih baik dan relevan dengan kebutuhan zaman.
Potensi Lokal sebagai Kekuatan
Harsowasono menekankan pentingnya memanfaatkan potensi lokal sebagai kekuatan dalam membangun pendidikan yang berkarakter. Dengan simbol tanah liat, Godean berusaha menunjukkan bahwa potensi lokal dapat diolah menjadi sesuatu yang bernilai tinggi. “Kami ingin menunjukkan bahwa dengan kerja keras dan kolaborasi, kita bisa mencapai prestasi yang membanggakan,” jelasnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk mengembangkan pendidikan yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter yang kuat. Dengan demikian, generasi mendatang diharapkan dapat menjadi individu yang cerdas dan berkarakter, siap menghadapi tantangan global.
Konferensi Pendidikan Indonesia 2026 diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan sistem pendidikan yang lebih baik dan berkelanjutan, dengan fokus pada pengembangan karakter dan potensi lokal.



















