Headline.co.id, Jakarta ~ Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyampaikan sejumlah pesan dari Presiden Prabowo Subianto saat memimpin upacara bendera di SMPN 2 Depok, Jawa Barat. Upacara ini menandai dimulainya kembali kegiatan belajar mengajar setelah libur Lebaran. Salah satu pesan utama yang disampaikan adalah ajakan kepada para pelajar untuk menerapkan program nasional Indonesia yang Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) yang baru saja dicanangkan oleh Presiden.
Dalam sambutannya, Abdul Mu’ti menyampaikan, “Saya ingin menyampaikan beberapa pesan Bapak Presiden yang menjadi panduan bagi kita semuanya, untuk kalian menjadi generasi Indonesia emas. Bapak Presiden memberikan arahan kepada kita tentang pentingnya membangun budaya asri, yaitu menciptakan rasa aman, membiasakan hidup sehat, menciptakan lingkungan sosial yang sehat, dan membiasakan berperilaku bersih, resik.”
Selain itu, Mendikdasmen juga mengajak para murid untuk hidup rukun dan menghindari segala bentuk kekerasan terhadap sesama, baik kepada teman, guru, maupun anggota keluarga. Ia menekankan pentingnya kerja sama dan saling menghormati antar individu sebagai kunci kesuksesan. “Kalian semua bisa sukses kalau saling menghormati dan memuliakan satu dengan yang lainnya. Kalian semua bisa menjadi hebat kalau memiliki banyak sahabat, dan kalian semua bisa sukses kalau mampu bekerjasama satu dengan yang lainnya. Hindari semua bentuk kekerasan,” tambahnya.
Mendikdasmen juga mengingatkan para murid untuk mengonsumsi makanan dan minuman yang bermanfaat dan bergizi, serta menghindari junk food dan zat berbahaya seperti narkotika. Menurutnya, konsumsi zat-zat tersebut tidak hanya merusak fisik, tetapi juga mengganggu fungsi otak sehingga menghambat proses belajar dan berkarya. “Hindari hal-hal yang dapat merusak diri anda sebagai kader bangsa, jangan sampai anda terpengaruh judi online, narkoba dan sejenisnya. Karena begitu anda semua terkena narkoba, yang rusak tidak hanya fisik anda, tapi otak anda juga tidak akan dapat bekerja dengan baik. Hindari pula makanan junk food yang tidak banyak manfaatnya untuk kesehatan kita,” tegas Abdul Mu’ti.
Sebagai penutup, ia mengajak para murid untuk tidak hanya menghafal, tetapi juga menerapkan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH), yaitu bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat.





















