Headline.co.id, Raja Ampat ~ Sebanyak sepuluh negara dipastikan akan berpartisipasi dalam Asian Volleyball Confederation (AVC) Beach Tour di Raja Ampat pada tahun 2026. Acara ini dijadwalkan berlangsung dari 6 hingga 9 April 2026 di Pantai WTC, Kota Waisai. Ketua Panitia, Kodik, mengonfirmasi hal ini di Kota Waisai pada Sabtu, 28 Maret 2026.
Negara-negara yang akan berpartisipasi lain Indonesia, Thailand, Filipina, Selandia Baru, Iran, Hong Kong, Kazakhstan, Jepang, dan Australia. Pemerintah Kabupaten Raja Ampat bersama panitia pelaksana terus mempersiapkan berbagai aspek, termasuk pembangunan lapangan, akomodasi atlet, serta dukungan teknis dan pelayanan bagi peserta internasional.
Bupati Raja Ampat, Orideko I Burdam, menekankan pentingnya penyelesaian persiapan secara maksimal sebelum acara dimulai. “Kita harus bergerak cepat. Semua persiapan harus tuntas sebelum pelaksanaan agar event ini berjalan sukses,” tegasnya. Ia juga menyoroti perlunya percepatan pembangunan lapangan di Pantai WTC agar siap sepenuhnya.
Selain itu, Bupati menekankan pentingnya kesiapan menyeluruh, mulai dari akomodasi atlet, penerimaan tamu, pengamanan lokasi, hingga pengaturan akses di sekitar area kegiatan. “Jangan sampai persiapan kita tidak matang dan memberikan penilaian yang tidak baik bagi Raja Ampat. Ini tanggung jawab kita bersama,” tambahnya.
Event ini dinilai memiliki peran strategis dalam mempromosikan Raja Ampat sebagai destinasi wisata kelas dunia. “Event ini sangat penting untuk memperkenalkan Raja Ampat ke dunia. Jika sukses, dampaknya akan besar terhadap pariwisata dan investasi ke depan,” ungkap Bupati.
Wakil Ketua Panitia sekaligus Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Raja Ampat, Paul Karel Mayor, menyatakan bahwa tim PBVSI Pusat telah meninjau kesiapan lapangan di Pantai WTC. “Hasil peninjauan menunjukkan kualitas pasir sudah sangat baik untuk pertandingan voli pantai. Saat ini proses penyiapan terus kami kejar,” jelasnya.
Tim-tim peserta dijadwalkan tiba di Kota Waisai 2 hingga 4 April 2026, sebelum mengikuti technical meeting dan pembukaan yang dirangkaikan dengan welcome dinner pada 5 April 2026. “Rencana kedatangan tim berlangsung mulai 2 sampai 4 April. Selanjutnya akan dilaksanakan technical meeting dan opening ceremony yang dirangkaikan dengan welcome dinner pada 5 April 2026,” ujar Paul.
Sekretaris Panitia, Richardo Umkeketony, menambahkan bahwa panitia telah menyiapkan 16 tenaga penerjemah untuk mendampingi kontingen peserta. “Kami akan memilih 10 orang untuk mendampingi masing-masing negara peserta,” ujarnya. Panitia juga menyiapkan berbagai strategi untuk meningkatkan kenyamanan peserta sekaligus mempromosikan potensi wisata Raja Ampat, termasuk penawaran paket wisata bagi atlet dan ofisial.
Kasie Voli Pantai PP PBVSI, Slamet Mulyanto, menekankan pentingnya kesiapan menyeluruh dalam penyelenggaraan event internasional. “Bukan hanya pertandingan, tetapi pelayanan kepada peserta harus maksimal, mulai dari lapangan, akomodasi, konsumsi hingga transportasi,” ujarnya.
Dengan dukungan dari seluruh pihak dan pemerintah daerah, panitia optimistis bahwa AVC Beach Volleyball Tour Raja Ampat 2026 dapat terselenggara dengan sukses dan memperkuat posisi Raja Ampat sebagai destinasi sport tourism kelas dunia.





















