Headline.co.id, Hulu Sungai Utara ~ Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) bergerak cepat memberikan bantuan kepada warga yang menjadi korban kebakaran di Desa Sungai Namang, Kecamatan Danau Panggang. Kebakaran yang terjadi pada Rabu (25/3/2026) dini hari sekitar pukul 02.00 Wita ini menghanguskan empat rumah dan satu sarang burung. Bupati Sahrujani dan Wakil Bupati Hero Setiawan langsung meninjau lokasi kejadian delapan jam setelah musibah terjadi.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Sahrujani bersama pejabat daerah lainnya melihat langsung kondisi puing-puing rumah warga yang rata dengan tanah. Bantuan berupa bahan pokok dan peralatan tidur diserahkan langsung oleh bupati dan wakil bupati, didampingi oleh kepala dinas terkait. Bantuan ini berasal dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Kabupaten HSU, Dinas Sosial, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak, serta Dinas Ketahanan Pangan.
Bupati Sahrujani menegaskan pentingnya kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, terutama saat terjadi musibah. Ia menyatakan rasa prihatinnya atas kejadian tersebut dan menekankan bahwa pemerintah berusaha hadir secepat mungkin untuk membantu warga yang terkena dampak. “Kami sangat prihatin atas kejadian ini dan merasakan apa yang dirasakan warga. Kami ingin pemerintah selalu hadir di masyarakat dalam situasi dan kondisi apapun,” ujar bupati.
Selain memberikan bantuan, bupati juga mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengutamakan keselamatan diri serta keamanan harta benda. Ia mengingatkan pentingnya menjaga ketertiban lingkungan dalam setiap aktivitas, baik di dalam maupun di luar rumah.
Nikmah, salah satu korban kebakaran, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas respons cepat pemerintah daerah. Ia mengaku bantuan yang datang tepat waktu sangat membantu meringankan beban keluarganya. “Kami merasa bersyukur, dimana saat ini beban duka yang kami rasakan berkurang setelah adanya perhatian dan kepedulian Pemerintah Daerah,” kata Nikmah.
Korban kebakaran lainnya yang rumahnya habis terbakar adalah Alpianoor, Yusran, A Ramdhan, dan Nomian. Pemerintah setempat masih terus melakukan pendataan lanjutan untuk memastikan kebutuhan mendesak para korban dapat terpenuhi. (MC HSU/Rahman/Wahyu).





















