Headline.co.id, Jakarta ~ Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, mengimbau masyarakat untuk menghindari puncak arus balik Lebaran 2026 yang diprediksi terjadi pada tanggal 24, 28, dan 29 Maret 2026. Imbauan ini bertujuan agar perjalanan arus balik dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan selamat. “Kami prediksi tiga hari tersebut akan menjadi puncak arus balik Lebaran 2026. Kami imbau masyarakat untuk menghindari waktu puncak arus balik tersebut agar pelayanan arus mudik berjalan aman, nyaman, dan berkeselamatan,” ujar Dudy.
Dudy juga meminta masyarakat yang akan melakukan perjalanan kembali ke kota asal untuk memilih waktu kepulangan yang telah dianjurkan oleh pemerintah. “Kami memohon dan meminta kepada seluruh masyarakat yang hendak melakukan perjalanan kembali pulang, agar dapat memilih waktu kepulangan yang telah dianjurkan oleh pemerintah,” tambahnya. Hal ini sejalan dengan tujuan yang dianjurkan oleh Menhub dan Kakorlantas Polri, yaitu agar distribusi volume lalu lintas arus balik dapat terkendali dan memberikan perjalanan yang lebih nyaman kepada masyarakat.
Dalam rangka memastikan kesiapan pelayanan arus balik, Jasa Marga Group memperkuat layanan di sejumlah ruas tol utama. Langkah-langkah yang dilakukan termasuk mengoptimalkan operasional gardu tol, menyiagakan armada layanan jalan tol, melakukan pengaturan lalu lintas secara situasional, serta memastikan kesiapsiagaan petugas di lapangan selama 24 jam. Optimalisasi teknologi melalui Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) juga terus dilakukan untuk memantau kondisi lalu lintas secara seketika dan mendukung pengambilan keputusan yang cepat dan tepat. Informasi terkait perjalanan juga disebarluaskan melalui Aplikasi Travoy, Call Center 133, dan Radio Travoy FM untuk membantu pengguna jalan dalam merencanakan perjalanan dengan lebih baik.





















