Headline.co.id, Jakarta ~ Polda Metro Jaya telah menyusun rencana pengamanan untuk pelaksanaan salat Idulfitri di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Fokus pengamanan diarahkan ke sejumlah masjid yang menjadi lokasi utama pelaksanaan salat Idulfitri guna memastikan kegiatan ibadah berlangsung aman dan tertib. Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Asep Edi Suheri, S.I.K., M.Si., menyatakan bahwa pihaknya telah memetakan 133 masjid yang akan menggelar salat Idulfitri di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Dari jumlah tersebut, 10 masjid menjadi prioritas utama pengamanan, sementara 123 masjid lainnya juga akan mendapatkan pengawalan dari petugas.
“Untuk pengamanan difokuskan pada 10 masjid utama serta 123 masjid lainnya yang melaksanakan salat Idulfitri di wilayah hukum Polda Metro Jaya,” ujar Irjen Pol Asep Edi Suheri.
Selain tempat ibadah, Polda Metro Jaya juga menyiapkan pengamanan di sejumlah lokasi vital yang diperkirakan akan mengalami peningkatan aktivitas masyarakat selama periode Idulfitri. Lokasi-lokasi tersebut meliputi stasiun kereta api, terminal bus, bandara, pelabuhan, hingga kawasan pusat ekonomi.
Tidak hanya itu, aparat kepolisian juga menyiagakan pengamanan di ratusan kantor layanan keuangan. Irjen Pol Asep Edi Suheri menyebutkan bahwa pengamanan dilakukan di 471 kantor perbankan serta 164 kantor pegadaian. Ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat 2026 yang melibatkan total 6.812 personel gabungan dari Polri, TNI, pemerintah daerah, dan unsur masyarakat. Operasi ini berlangsung dari 13 hingga 25 Maret 2026.






















