Headline.co.id, Gorontalo ~ Sebanyak 2.701 personel gabungan telah disiagakan untuk mengamankan arus mudik dan perayaan Idulfitri di Provinsi Gorontalo. Kesiapan ini ditandai dengan apel gelar pasukan Operasi Ketupat Otanaha 2026 yang dipimpin oleh Gubernur Gusnar Ismail di Lapangan Mapolda Gorontalo pada Kamis, 12 Maret 2026.
Apel tersebut bertujuan untuk memastikan kesiapan seluruh unsur pengamanan, termasuk TNI, Polri, dan instansi pemerintah daerah, guna menjamin kelancaran arus mudik dan balik serta kekhusyukan ibadah masyarakat di seluruh wilayah Provinsi Gorontalo. Kapolda Gorontalo, Irjen Pol Widodo, menjelaskan bahwa kekuatan personel yang dikerahkan terdiri dari 2.045 personel Polri, 163 personel TNI, serta 493 personel dari berbagai instansi terkait.
Selain itu, terdapat 30 pos koordinasi yang dibagi menjadi 17 Pos Pengamanan (PAM) untuk memantau situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, 7 Pos Pelayanan (YAN) bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan selama perjalanan, serta 6 Pos Terpadu yang melibatkan berbagai unsur lintas sektoral. “Personel yang dilibatkan terdiri dari gabungan. Tadi kita lihat bersama bahwa apelnya dipimpin oleh Pak Gubernur. Ini secara nasional juga dipimpin oleh Gubernur dan undangan-undangan lain dari Forkopimda dan instansi terkait yang memang juga terlibat dalam Operasi Ketupat Otanaha 2026,” ujar Widodo.
Widodo menegaskan bahwa pengamanan Idulfitri merupakan kerja kolaboratif lintas sektoral bersama Forkopimda, bukan hanya tugas kepolisian semata. Ia juga mengingatkan pentingnya disiplin bagi para pemudik. “Khusus untuk pemudik harus disiplin. Itu saja kuncinya. Pemudik diminta untuk disiplin sehingga semua akan berjalan lancar dan insyaallah selamat sampai ke tujuan dan selamat kembali lagi ke tempat semula,” tambahnya. (mcgorontaloprov/mona)





















