Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Pendidikan

Tantangan Perlindungan Pensiun di Indonesia Masih Besar

Dani by Dani
6 months ago
in Pendidikan
Reading Time: 3 mins read
394 29
A A
0
Tantangan Perlindungan Pensiun di Indonesia Masih Besar
ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jogja ~ Kementerian Keuangan memperkirakan bahwa pada tahun 2038, sekitar 100 juta warga Indonesia berisiko tidak memiliki tabungan pensiun. Situasi ini menjadi peringatan serius bagi sistem ketenagakerjaan nasional. Salah satu penyebab utama adalah kebiasaan masyarakat yang hanya menyisihkan sekitar 3 persen dari pendapatan mereka untuk tabungan pensiun, jauh di bawah standar keamanan finansial yang memerlukan minimal 10 persen. Selain itu, skema jaminan pensiun saat ini belum menjangkau sektor informal secara memadai, sehingga banyak orang kesulitan memenuhi kebutuhan dasar dan bergantung pada orang lain, yang pada akhirnya menekan sistem jaminan sosial nasional. Oleh karena itu, diperlukan edukasi untuk meningkatkan literasi keuangan dan kesadaran menabung dana pensiun sejak dini.

Qisha Quarina, Ph.D, pakar ketenagakerjaan dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM), menyatakan bahwa cakupan jaminan pensiun di Indonesia masih sangat terbatas dan belum menjangkau sebagian besar pekerja. Program jaminan pensiun dalam sistem Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan saat ini lebih ditujukan untuk pekerja penerima upah atau pekerja formal. “Struktur pasar kerja Indonesia justru masih didominasi oleh pekerja informal,” ujarnya pada Selasa (10/3).

You might also like

Lingo, Media Belajar Literasi Anak Usia Dini Hasil Inovasi Mahasiswa UGM

Lingo, Inovasi Mahasiswa UGM untuk Literasi Anak Tanpa Gawai

12 September 2026
Angka Kemiskinan BPS dan Bank Dunia Selisih Jauh, Ini Kata Ekonom UGM

Selisih Angka Kemiskinan BPS dan Bank Dunia, Ini Penjelasan UGM

12 September 2026

Data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus 2025 menunjukkan bahwa jumlah pekerja formal di Indonesia mencapai sekitar 61,8 juta orang. Namun, data dari Kementerian Ketenagakerjaan menunjukkan bahwa hingga Agustus 2025, hanya sekitar 15,2 juta pekerja yang menjadi peserta aktif jaminan pensiun. “Artinya, di kelompok pekerja formal pun, cakupannya belum mencapai 25 persen,” tambahnya.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Qisha menegaskan bahwa kondisi ini menunjukkan minimnya perlindungan hari tua berbasis pensiun. Jaminan pensiun seharusnya menjadi instrumen jangka panjang untuk memastikan pekerja tetap memiliki pegangan ekonomi ketika memasuki usia tidak produktif. “Kalau tidak tercakup jaminan pensiun dan sudah tidak lagi mampu bekerja, pertanyaannya bagaimana mereka mempertahankan standar hidup layak? Kalau masih kuat, mungkin kembali ke pasar kerja. Tapi kalau tidak, ada risiko kemiskinan di usia lanjut,” katanya.

Fenomena ini, menurut Qisha, sangat rentan menimpa pekerja informal. Pekerja informal atau pekerja bukan penerima upah menjadi kelompok paling rentan karena tidak memiliki perlindungan pensiun. Meskipun beberapa pekerja mungkin memiliki Jaminan Hari Tua (JHT), skema tersebut dapat dicairkan sebelum usia pensiun, misalnya saat pindah kerja, sehingga dana tersebut sering kali tidak tersedia dalam jumlah yang diharapkan ketika benar-benar memasuki usia pensiun. “Saya melihat skema jaminan pensiun masih berorientasi pada pekerja formal. Bahkan di sektor formal saja belum seluruhnya ter-cover. Jadi ada bias desain sistem terhadap pekerja penerima upah,” jelasnya.

Qisha menilai bahwa efektivitas sistem jaminan sosial ketenagakerjaan saat ini belum sepenuhnya bisa diukur dari sisi kesejahteraan penerima manfaat. Data yang tersedia umumnya baru sebatas angka kepesertaan, belum pada dampak nyata terhadap kesejahteraan setelah manfaat dicairkan. “Belum ada data sekunder yang komprehensif mengukur apakah pencairan JHT atau manfaat lain benar-benar meningkatkan kesejahteraan jangka panjang penerimanya,” terangnya.

Ia juga mengingatkan adanya risiko beban fiskal dan beban antar generasi. Meskipun dampaknya belum terasa signifikan saat ini, Indonesia tengah memasuki fase pre-aging society, dan dalam dua atau tiga dekade mendatang, gelombang besar penduduk usia produktif akan memasuki usia pensiun. “Kalau proyeksinya seperti ini dan mereka tidak punya jaminan sosial memadai, maka negara pada akhirnya harus turun tangan melalui bantuan sosial, seperti PKH lansia. Beban itu bisa berpindah ke generasi muda melalui pajak. Ini yang disebut generational burden,” urainya.

Tanpa reformasi kebijakan, Qisha merasa prihatin melihat mereka yang tanpa jaminan hidup layak di hari tua. Ia membayangkan risiko meningkatnya kemiskinan lansia dan beban antar generasi yang akan menjadi tantangan serius bagi sistem perlindungan sosial nasional di masa mendatang. Oleh karena itu, reformasi kebijakan, termasuk inisiatif reformasi Undang-Undang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) yang tengah didorong bersama oleh berbagai pihak, termasuk dukungan dari International Labour Organization (ILO), merupakan langkah penting. “Reformasi UU SJSN perlu dibicarakan serius bersama pemerintah. Skema, desain pembiayaan, dan bentuk sistemnya harus dipikirkan matang agar Indonesia ke depan memiliki sistem pensiun yang lebih universal (universal pension system),” ujarnya.

Tags: Berita JogjaHeadlineJogjaKementeriankeuangan

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Dani

Dani

Related Stories

Lingo, Media Belajar Literasi Anak Usia Dini Hasil Inovasi Mahasiswa UGM

Lingo, Inovasi Mahasiswa UGM untuk Literasi Anak Tanpa Gawai

by Dwina
12 September 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Tim mahasiswa Universitas Gadjah Mada mengembangkan Lingo, media belajar literasi anak usia dini berbasis teknologi pengenalan ucapan...

Angka Kemiskinan BPS dan Bank Dunia Selisih Jauh, Ini Kata Ekonom UGM

Selisih Angka Kemiskinan BPS dan Bank Dunia, Ini Penjelasan UGM

by Lia
12 September 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Perbedaan angka kemiskinan Indonesia versi Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bank Dunia menjadi perhatian setelah kedua lembaga...

Kisah Muhammad Bagas Ardhani, Mahasiswa UGM yang Terpilih Jadi Google Student Ambassador

Muhammad Bagas Ardhani Jadi Google Student Ambassador 2026

by Wawan
11 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Mahasiswa Ilmu Peternakan Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM), Muhammad Bagas Ardhani, terpilih sebagai Google Student Ambassador...

Mahasiswa UGM Teliti Fenomena Praktik Clickbait Konten Afiliasi Demi Cuan

Riset UGM Ungkap Clickbait Konten Afiliasi Tak Selalu Cuan

by Wawan
11 September 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Tim Program Kreativitas Mahasiswa Riset Sosio Humaniora (PKM-RSH) Universitas Gadjah Mada (UGM) meneliti praktik clickbait konten afiliasi...

Muhammad Bagas Ardhani Jadi Google Student Ambassador 2026

by Dwina
11 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Mahasiswa Ilmu Peternakan Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM), Muhammad Bagas Ardhani, terpilih sebagai Google Student Ambassador...

UGM Sabet 2 Penghargaan di Kompetisi Mobil Hemat Energi AISeries x AISC Regional

UGM Sabet 2 Penghargaan di Kompetisi Mobil Hemat Energi AISeries x AISC Regional

by Lia
10 September 2026
0

Headline.co.id, Depok ~ Tim Reactics Universitas Gadjah Mada (UGM) meraih dua penghargaan dalam kompetisi AISeries x AISC Regional 2026 di...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Program Rutilahu di Lumajang Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Program Rutilahu di Lumajang Tingkatkan Kesejahteraan Warga

25 May 2026
: Penyerahan legal opinion tanpa permohonan kepada Pemerintah Kabupaten Balangan terkait tata cara pengadaan tanah untuk keperluan desa di Kabupaten Balangan, Selasa (18/8/2026). - Foto: Mc.Balangan

Kejari Balangan Berikan Pendapat Hukum untuk Pengadaan Tanah Desa

19 August 2026
Niat dan doa puasa tarwiyah

Niat Puasa Tarwiyah Lengkap dengan Doa dan Keutamaan

25 June 2023
Bupati Siak Puji Program Pemprov Riau dalam Safari Ramadan di Tualang

Bupati Siak Puji Program Pemprov Riau dalam Safari Ramadan di Tualang

12 March 2026
Menaker Pastikan THR Dibayar Maksimal H-7 Lebaran

Menaker Pastikan THR Dibayar Maksimal H-7 Lebaran

26 February 2026
: Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) 2026 (Sumber: Kementerian Kesehatan)

Kemenkes Dorong Orang Tua Lengkapi Imunisasi Anak Menjelang BIAS 2026

6 August 2026
Dana Asing Mengalir Deras ke BBRI,

Investor Asing Borong BBRI Rp745,3 Miliar dalam Sepekan, Ada Apa dengan Saham BRI?

26 August 2026

Artikel Terbaru

Polri Kerahkan Mobil Dapur Lapangan di Karhutla Palangka Raya

Polri Kerahkan Dapur Lapangan untuk Tangani Karhutla Palangka Raya

12 September 2026

Daftar Berita Kesehatan TribrataNews hingga Juli 2026

12 September 2026
: Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani saat menjadi narasumber dalam Webinar Gempa Flores 2026: Dampak serta Pembelajaran untuk Penguatan Mitigasi Bencana yang digelar secara daring, Jumat (11/9/2026). (Sumber: BMKG)

Gempa Flores Jadi Pelajaran, BMKG Perkuat Mitigasi Bencana

12 September 2026
: Wali kota Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan, sambutan saat menghadiri Pengukuhan Pengurus GMPP Kota Batam di Golden View Hotel, Bengkong, Sabtu (12/9/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / RUMAWI

Amsakar Minta GMPP Jadi Jembatan Masyarakat Pesisir

12 September 2026
Showstopper: Bezzecchi goes sub 90 seconds at Misano to beat Marquez to pole

Kualifikasi MotoGP Misano: Bezzecchi Raih Pole, Kalahkan Marquez

12 September 2026
Dana Asing Mengalir Deras ke BBRI,

BRI Dorong Industri Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM

12 September 2026
Polisi Tangkap 2 Pelaku Narkoba, Sita 5,2 Kg Sabu Senilai Rp5,24 Miliar

Polisi Sita 5,2 Kg Sabu dari Dua Pelaku di Jakarta Barat

12 September 2026

Popular Story

Soekarno-Hatta Hentikan Operasional Penerbangan
Transportasi

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Penutupan Bandara, Soekarno-Hatta Diperpanjang hingga 18.00 WIB

by Saddam
7 September 2026
0

Headline.co.id, Tangerang ~ Abu vulkanik Anak Krakatau memicu penghentian sementara operasional penerbangan...

Read moreDetails

Peluncuran Peta Jalan Kakao Papua Dorong Pembangunan Berkelanjutan

Pemprov Gorontalo Distribusikan Bantuan Beras untuk Warga yang Konsumsi Ubi Hutan

IBI Balangan Tingkatkan Kompetensi dan Kolaborasi Bidan

Empat Penerbangan Garuda Indonesia Dialihkan ke Bandara Kertajati Akibat Abu Vulkanik

Selisih Angka Kemiskinan BPS dan Bank Dunia, Ini Penjelasan UGM

Satlantas Bojonegoro Gelar Patroli, Amankan 26 Sepeda Motor Tak Sesuai Aturan

Polisi Tangkap 47 Pelaku Kejahatan Jalanan di Makassar, Termasuk Anak di Bawah Umur

Satpol PP Pekanbaru Akan Tertibkan 17 Bangunan di Atas Parit Jalan Air Hitam

Hasil Olahraga 7-8 September 2026: Barcelona Menang 5-0

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.