Headline.co.id, Jakarta ~ Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Timur bekerja sama dengan Dinas Perhubungan untuk meningkatkan penindakan terhadap pengendara yang melawan arus di wilayah tersebut. Langkah ini diambil sebagai respons atas keluhan masyarakat dan tingginya potensi kecelakaan akibat perilaku melawan arus lalu lintas. Kolaborasi ini difokuskan pada beberapa titik rawan, salah satunya di Jalan DI Panjaitan, Kecamatan Jatinegara.
Wakasat Lantas Polres Metro Jakarta Timur, Kompol Sunaryo, menyatakan bahwa meskipun petugas telah disiagakan, masih ada pengendara sepeda motor yang mencoba melanggar aturan. Beberapa pengendara bahkan diduga lolos dari pantauan awal petugas dan tetap nekat melawan arus. “Kami terus berupaya menindak tegas pelanggar lalu lintas yang membahayakan keselamatan,” ujar Kompol Sunaryo.
Personel Satlantas Polres Metro Jakarta Timur menggunakan perangkat elektronik yang terintegrasi dengan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE). Alat ini berbentuk kamera dan digunakan untuk memotret pelanggaran secara langsung di lapangan. Dengan sistem tersebut, proses penindakan menjadi lebih transparan dan akuntabel karena berbasis bukti digital. Data kendaraan yang tertangkap kamera langsung masuk ke sistem, sehingga pelanggar tidak bisa menghindari sanksi administratif.
Kompol Sunaryo menegaskan bahwa pelanggaran melawan arus merupakan salah satu penyebab kecelakaan lalu lintas dengan tingkat fatalitas tinggi. “Kami berharap dengan penindakan ini, angka pelanggaran dan risiko kecelakaan dapat ditekan,” tambahnya.
Selain penindakan, petugas gabungan juga aktif memberikan imbauan langsung kepada pengendara agar mematuhi aturan lalu lintas. Edukasi ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama. Kepolisian memastikan pengawasan dan penindakan akan terus dilakukan secara rutin di titik-titik rawan pelanggaran. Dengan sinergi polisi dan Dishub, diharapkan angka pelanggaran serta risiko kecelakaan akibat melawan arus di Jakarta Timur dapat ditekan secara signifikan.























