Headline.co.id, Jakarta ~ Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Abdul Muhaimin Iskandar, mengumumkan bahwa tingkat kemiskinan ekstrem di Indonesia diproyeksikan menurun sebesar 0,48 persen pada tahun 2025. Pernyataan ini disampaikan pada Senin (27/4/2026), menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat pengentasan kemiskinan ekstrem melalui penguatan kerja sama lintas kementerian/lembaga dan pemerintah daerah.
Langkah ini merupakan bagian dari pelaksanaan arahan Presiden Prabowo Subianto dan implementasi Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem. Instruksi tersebut menugaskan Kemenko Pemberdayaan Masyarakat sebagai koordinator utama dalam mencapai target tersebut. Sebanyak 47 kementerian dan lembaga, serta seluruh pemerintah daerah, terlibat dalam pelaksanaan instruksi ini.
Menko PM Abdul Muhaimin Iskandar mengakui bahwa masih ada sejumlah tantangan yang harus segera diatasi untuk mencapai target tersebut. “Tantangan ini harus kita hadapi bersama,” ujar Menko PM. Selain itu, ia juga menyebutkan bahwa masih terdapat 8,1 persen keluarga yang belum menerima bantuan, serta 60,2 persen keluarga desil 1 yang baru menerima satu hingga dua program bantuan.






















