Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Ekonom UGM: Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Masih Sulit Dicapai

Ari Wibowo muhammad by Ari Wibowo muhammad
3 hours ago
in Pendidikan
Reading Time: 3 mins read
420 5
A A
0
Ekonom UGM: Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Masih Sulit Dicapai
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jogja ~ Dosen dari Departemen Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM), Akhmad Akbar Susamto, S.E., M.Phil., Ph.D., menyatakan bahwa target pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 8 persen masih sulit untuk dicapai dalam waktu dekat. Meskipun perekonomian nasional menunjukkan ketahanan yang cukup baik, Akbar menilai bahwa masih diperlukan waktu yang cukup untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional tersebut. Menurutnya, kebijakan ekonomi pemerintah saat ini masih menahan laju pertumbuhan sehingga belum mampu meningkat lebih cepat. “Kita semua tentu menginginkan pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Namun secara realistis, target 8% masih sangat jauh dari kondisi struktural ekonomi Indonesia saat ini,” ujarnya di Kampus UGM, Senin (2/3).

Akbar menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen pernah dicapai oleh pemerintah, namun hanya terjadi empat kali sepanjang sejarah ekonomi Indonesia. Bahkan, dalam 30 tahun terakhir, pertumbuhan ekonomi nasional belum pernah mencapai 7 persen. “Dalam 30 tahun terakhir, Indonesia tak pernah lagi mencapai pertumbuhan 7 persen atau lebih,” jelasnya.

You might also like

Penurunan Minat Bahasa Indonesia di Luar Negeri, Dosen UGM Usulkan Promosi Budaya dan Pariwisata

Penurunan Minat Bahasa Indonesia di Luar Negeri, Dosen UGM Usulkan Promosi Budaya dan Pariwisata

2 March 2026
Pemerintah Didorong Tingkatkan Kerja Sama Lintas Sektor untuk Atasi Kemiskinan Ekstrem

Pemerintah Didorong Tingkatkan Kerja Sama Lintas Sektor untuk Atasi Kemiskinan Ekstrem

2 March 2026

Berdasarkan proyeksi dari para ekonom lembaga internasional dan nasional seperti IMF, Bank Dunia, ADB, serta lembaga riset domestik, Akbar menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi tahun 2026 diperkirakan masih berada di angka 5 persen. Meskipun perekonomian Indonesia masih cukup resilien, namun di sisi lain masih tertahan dan belum bisa tumbuh lebih cepat lagi. “Perekonomian Indonesia tahun 2026 diperkirakan tumbuh di angka normal 5 persen,” tuturnya.

Lebih lanjut, Akbar menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia masih didukung oleh konsumsi rumah tangga dan investasi. Konsumsi rumah tangga diperkirakan akan tetap menjadi penyumbang utama pertumbuhan PDB menurut komponen pengeluaran. Meski cenderung fluktuatif, investasi dinilainya juga memberikan kontribusi cukup besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. “Penurunan realisasi PMA terjadi pada banyak sektor, termasuk pertambangan, kimia, dan transportasi, yang sebelumnya menjadi penopang perkembangan investasi,” terangnya.

Sementara itu, sektor perdagangan luar negeri diperkirakan tidak bisa menjadi mesin pertumbuhan tahun 2026. Nilai ekspor Indonesia, menurutnya, akan terus tertekan oleh kebijakan tarif resiprokal Amerika Serikat dan melemahnya beberapa harga komoditas penting. Sementara, nilai impor Indonesia diperkirakan akan meningkat, terutama dari Tiongkok seiring pengalihan pasar global akibat perang dagang dan upaya negara mitra melepas kelebihan kapasitas manufaktur.

Untuk meningkatkan pertumbuhan, Akbar menyarankan agar setiap rupiah yang dibelanjakan oleh pelaku ekonomi menghasilkan output yang lebih besar. “Setiap rupiah belanja pemerintah juga harus menghasilkan output lebih besar,” imbuhnya.

Ia juga menyoroti postur APBN 2026 yang defisit Rp689,1 triliun. Menurutnya, hal tersebut bersifat ekspansif untuk mendorong gerak perekonomian namun belum pro-pertumbuhan, contohnya adanya pengurangan belanja modal pemerintah hingga 20 persen. Padahal, belanja modal pemerintah tersebut dinilainya tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi secara langsung, namun turut menghasilkan pengganda yang lebih kuat melalui pembentukan modal tetap bruto (PMTB), yang meningkatkan kapasitas produksi dan menopang pertumbuhan ekonomi dalam jangka menengah dan panjang. Sebaliknya, meskipun belanja program Makan Bergizi Gratis (MBG) memberikan kontribusi langsung terhadap PDB, dampak penggandanya terhadap pertumbuhan ekonomi relatif lebih terbatas karena manfaat ekonomi program tersebut terjadi secara tidak langsung dan dalam jangka panjang.

“Untuk jangka pendek, yang perlu dilakukan adalah mendesain program tersebut agar efek pengganda dan spillover ekonominya dapat diperkuat,” ucapnya, yang juga menjabat sebagai Direktur Riset Bidang Makroekonomi dan Kebijakan Fiskal Moneter Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia.

Terkait upaya pemerintah meningkatkan pertumbuhan ekonomi dalam jangka panjang, Akbar berpandangan bahwa hal tersebut dapat dilakukan dengan memperbesar belanja modal pemerintah, mempercepat realisasi dan kepastian proyek investasi, serta mendorong ekspansi investasi swasta dan PMA yang berkualitas. Selain itu, bisa pula dengan mengarahkan belanja dan investasi ke sektor penurun biaya ekonomi, khususnya logistik, energi, dan konektivitas, menata ulang program belanja besar, serta mengintegrasikan program sosial dan pembangunan dengan agenda produktivitas. “Lebih penting dari sekadar meningkatkan investasi atau memperluas belanja pemerintah, kita perlu mengubah perilaku para pelaku ekonomi melalui pembenahan institusi (rules of the game) yang lebih sehat,” pungkasnya.

Tags: Berita JogjaDepartemenDosenHeadlineJogja
Ari Wibowo muhammad

Ari Wibowo muhammad

Related Stories

Penurunan Minat Bahasa Indonesia di Luar Negeri, Dosen UGM Usulkan Promosi Budaya dan Pariwisata

Penurunan Minat Bahasa Indonesia di Luar Negeri, Dosen UGM Usulkan Promosi Budaya dan Pariwisata

by Dwina
2 March 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Menurut laporan dari Konsorsium Australia untuk Studi Indonesia di Dalam Negeri (ACICIS), jumlah universitas di Australia yang...

Pemerintah Didorong Tingkatkan Kerja Sama Lintas Sektor untuk Atasi Kemiskinan Ekstrem

Pemerintah Didorong Tingkatkan Kerja Sama Lintas Sektor untuk Atasi Kemiskinan Ekstrem

by wahyu
2 March 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Lembaga Administrasi Negara (LAN RI) telah merilis Blueprint Desain Kelembagaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan, yang disusun...

Mahasiswa KKNT Universitas Alma Ata saat menyampaikan materi literasi digital dan Penyakit Tidak Menular (PTM) kepada siswa MAN 1 Sleman

Edukasi Literasi Digital Jadi Tameng Risiko Siber, Mahasiswa KKNT Universitas Alma Ata Sosialisasi di MAN 1 Sleman

by Hendrawan
28 February 2026
0

Headline.co.id, Sleman ~ Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Universitas Alma Ata menggelar edukasi literasi digital sebagai upaya membentengi siswa...

Pengelolaan Multikulturalisme Saat Perayaan Tahun Baru Imlek

Pengelolaan Multikulturalisme Saat Perayaan Tahun Baru Imlek

by Ari Wibowo muhammad
27 February 2026
0

Headline.co.id, Perayaan Tahun Baru Imlek Di China Dikenal Sebagai Periode Migrasi Terbesar ~ dengan perkiraan 9,5 miliar perjalanan lintas wilayah...

Foto: Avrillaila Akbar Harahap, S.Kom., M.Kom

Universitas Alma Ata Lantik Kaprodi Sistem Informasi Baru, Avrillaila: Targetkan Lulusan Siap Kerja di Era Digital

by Hendrawan
27 February 2026
0

Headline.co.id, Bantul ~ Universitas Alma Ata melantik Avrillaila Akbar Harahap, S.Kom., M.Kom. sebagai Ketua Program Studi Sistem Informasi pada Jumat...

Dosen UGM Dapat Penghargaan Internasional Berkat Inovasi Nanoteknologi Lipida

Dosen UGM Dapat Penghargaan Internasional Berkat Inovasi Nanoteknologi Lipida

by wahyu
26 February 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Jintan hitam (Nigella sativa L.) telah lama dikenal sebagai bahan rempah dalam masakan gulai dan kari, serta...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Mendagri Dorong Peningkatan Kenyamanan Layanan Publik di Semarang

Mendagri Dorong Peningkatan Kenyamanan Layanan Publik di Semarang

7 November 2025
Investasi Jitu: Rahasia Meraih Keuntungan dari Saham Berfundamental Kokoh

Investasi Bijak: Rahasia Sukses dengan Saham Berfundamental Kuat

13 April 2025
Keganasan Kim Jong Un: Eksekusi Brutal Akibat Bencana Banjir

Keganasan Kim Jong Un: Mengeksekusi 30 Pejabat Akibat Bencana Banjir

6 September 2024
Gempa Magnitudo 3.4 Mengguncang Melonguane, Sulawesi Utara

Gempa Magnitudo 3.4 Mengguncang Melonguane, Sulawesi Utara

18 November 2025
Perubahan Jam Operasional Perpusda Tuban Selama Ramadan 1447 H

Perubahan Jam Operasional Perpusda Tuban Selama Ramadan 1447 H

18 February 2026
Pengakuan Houthi: Yahya Sinwar Pemimpin Hamas, Menanti Bantuan

Houthi Akui Yahya Sinwar Pimpin Hamas, Harapkan Bantuan

9 August 2024
Kemendagri Kunjungi Gorontalo untuk Tingkatkan Pengelolaan Arsip Daerah

Kemendagri Kunjungi Gorontalo untuk Tingkatkan Pengelolaan Arsip Daerah

22 February 2026

Artikel Terbaru

Bupati Pinrang Berangkatkan 147 Jamaah Umroh ke Makkah dan Madinah

Bupati Pinrang Berangkatkan 147 Jamaah Umroh ke Makkah dan Madinah

2 March 2026
Prof Maragustam menyampaikan ceramah di Masjid Daarul Muttaqin Universitas Alma Ata

Prof Maragustam: Seimbangkan Kekuatan Berpikir, Jiwa, dan Ambisi untuk Cegah Kerusakan

2 March 2026
Pemkab Morowali Fokus pada Pendidikan dan Kesehatan dalam Safari Ramadan

Pemkab Morowali Fokus pada Pendidikan dan Kesehatan dalam Safari Ramadan

2 March 2026
Satgas TMMD dan Warga Tanam 200 Bibit Mahoni di Jeumpa Sikureung

Satgas TMMD dan Warga Tanam 200 Bibit Mahoni di Jeumpa Sikureung

2 March 2026
Bupati Pinrang: Klinik Ramadan Jadi Ajang Perkuat Kebersamaan

Bupati Pinrang: Klinik Ramadan Jadi Ajang Perkuat Kebersamaan

2 March 2026
BPK Selesaikan Audit Awal LKPD Pinrang Tahun 2025

BPK Selesaikan Audit Awal LKPD Pinrang Tahun 2025

2 March 2026
Aksi Donor Darah di Kebonagung Probolinggo Hasilkan 34 Kantong

Aksi Donor Darah di Kebonagung Probolinggo Hasilkan 34 Kantong

2 March 2026

Popular Story

  • Kondisi sepeda motor gede (moge) tergeletak di tepi jalan usai terlibat kecelakaan dengan motor bebek di Perempatan Mlangsen, Kalurahan Palihan, Temon, Minggu (1/3/2026).

    Kecelakaan Moge Vs Jupiter MX di Perempatan Mlangsen Temon, Istri pengendara Meninggal Dunia

    1724 shares
    Share 690 Tweet 431
  • Pemerintah Alokasikan Rp1,2 Triliun untuk Revitalisasi Sekolah di Sumatra

    677 shares
    Share 271 Tweet 169
  • Pemkab Sidoarjo Tindak Lanjut Kerusakan Infrastruktur dengan Cepat

    660 shares
    Share 264 Tweet 165
  • Berawal Bau Tak Sedap, Mahasiswi 24 Tahun Ditemukan Tewas Tergantung di Kos Condongcatur Sleman

    616 shares
    Share 246 Tweet 154
  • Tol Yogyakarta-Bawen dan Solo-Yogyakarta Akan Difungsikan untuk Mudik Lebaran

    1717 shares
    Share 687 Tweet 429
  • Kesaksian Istri dan Warga Ungkap Detik-detik Pembunuhan Pria di Sedayu Bantul

    690 shares
    Share 276 Tweet 173
  • Bupati Semarang Resmikan Proyek Konstruksi Senilai Rp228,9 Miliar

    1440 shares
    Share 576 Tweet 360
  • Ratusan Pelayat Hadiri Pemakaman Istri Pengusaha Rokok HS Anis Syarifah di Ngaglik Sleman

    610 shares
    Share 244 Tweet 153
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.