Headline.co.id, Kota Gorontalo ~ Festival Tumbilotohe 2026 di Provinsi Gorontalo mengusung tema “Tumbilotohe Mulolo” yang berarti menghidupkan kembali suasana dan tradisi Gorontalo masa lalu. Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Parekrafpora) Provinsi Gorontalo, Sultan Kalupe, menyatakan bahwa festival ini bertujuan membangkitkan memori masyarakat terhadap kearifan lokal yang pernah ada.
Sultan menjelaskan, semangat yang diusung dalam festival ini adalah mengembalikan suasana tempo dulu dengan menghadirkan atraksi-atraksi yang membangkitkan ingatan masyarakat pada masa lalu Gorontalo. “Tema Tumbilotohe Mulolo ini adalah semangat kembali ke zaman dulu. Jadi atraksi-atraksi yang ditampilkan adalah atraksi yang membangkitkan kembali ingatan kita pada suasana Gorontalo tempo dulu,” ujar Sultan pada Kamis, 26 Februari 2026.
Berbagai kegiatan akan memeriahkan Festival Tumbilotohe, termasuk Festival Bungo, lomba memasak makanan khas Gorontalo zaman dulu, pawai obor tempo dulu, demo masak tradisional, lomba busana muslim anak-anak, dan bazar murah UMKM. Di panggung hiburan, masyarakat akan disuguhkan penampilan lagu-lagu religi, tarian tradisional, gambusi, serta berbagai hiburan bernuansa Islami.
Sultan juga menambahkan bahwa kegiatan ini berkolaborasi dengan Bank Indonesia dan masyarakat Desa Ayula Tinelo. Ia berharap masyarakat, khususnya di sekitar kawasan perkantoran Ayula dan sekitarnya, dapat berpartisipasi aktif serta turut meramaikan setiap atraksi dan perlombaan yang digelar.
Dengan konsep yang mengedepankan nilai tradisi dan penguatan ekonomi masyarakat, Festival Tumbilotohe 2026 diharapkan menjadi momentum mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat identitas budaya Gorontalo di bulan suci Ramadan. Untuk kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Parekrafpora menggelar rapat persiapan pelaksanaan Festival Tumbilotohe 2026. Kegiatan ini akan dipusatkan di blok plan area Perkantoran Provinsi Gorontalo.























