Headline.co.id, Palangka Raya ~ Pemerintah Kota Palangka Raya menggelar sosialisasi mengenai Alat Perekam Data Transaksi (Tapping Box) di Ruang Pertemuan Mal Pelayanan Publik Kota Palangka Raya pada Selasa (3/2/2026). Acara ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya, Arbert Tombak, dan dihadiri oleh 126 pelaku usaha yang menjadi target pemasangan alat tersebut.
Dalam sambutannya, Arbert Tombak menegaskan komitmen Pemerintah Kota Palangka Raya untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel, serta bebas dari praktik korupsi. Salah satu fokus utama adalah optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), di mana pajak menjadi tulang punggung pembangunan kota. “Pada 2026 ini, Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Badan Pendapatan Daerah akan melakukan pemasangan tapping box kepada 126 wajib pajak. Ini merupakan bagian dari upaya digitalisasi sistem perpajakan daerah,” ujar Arbert.
Arbert menjelaskan bahwa penerapan tapping box bertujuan untuk mencegah kebocoran pajak dengan memastikan seluruh data transaksi usaha tercatat secara otomatis dan akurat secara real time. Sistem ini juga diharapkan dapat mendorong transparansi dan keadilan bagi seluruh pelaku usaha, sehingga tidak ada lagi perbedaan persepsi terkait besaran pajak yang harus dibayarkan.
Lebih lanjut, Arbert menegaskan bahwa tapping box bukan alat untuk mematikan atau membebani usaha. Sebaliknya, alat tersebut justru melindungi pelaku usaha agar data transaksi yang dilaporkan benar-benar valid, sehingga dapat menghindarkan potensi sanksi atau denda yang lebih besar di kemudian hari. “Perlu diingat bahwa pemungutan pajak saat ini telah didukung oleh Peraturan Wali Kota Palangka Raya dan Peraturan Daerah yang mewajibkan sistem pelaporan data transaksi usaha secara elektronik. Oleh karena itu, kami menginginkan kerja sama dan komitmen penuh dari para pelaku usaha untuk mengizinkan pemasangan serta merawat alat ini,” jelasnya.
Arbert berharap, dengan berjalannya sistem tapping box secara optimal, peningkatan PAD Kota Palangka Raya dapat tercapai dan hasilnya dapat dirasakan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur, peningkatan fasilitas publik, serta kemajuan Kota Palangka Raya. (MC Kota Palangka Raya/Gusti/Eyv)




















