Headline.co.id, Mimika ~ Senyum ceria dan tawa anak-anak Panti Asuhan Santa Susana di SP2, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, menyambut kedatangan personel Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 pada Senin (29/6/2026). Kunjungan ini merupakan bagian dari perayaan Hari Bhayangkara, di mana para personel Polri membawa bantuan sosial dan menghadirkan semangat baru bagi anak-anak panti.
Kegiatan bakti sosial ini dipimpin oleh Kasatgas Banops Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Bambang Widiatmoko. Kehadiran mereka tidak hanya untuk menyerahkan bantuan, tetapi juga untuk berinteraksi langsung dengan anak-anak, memberikan motivasi, dan menciptakan suasana penuh keakraban. “Kegiatan ini adalah bagian dari komitmen Operasi Damai Cartenz untuk membangun kedekatan dengan masyarakat melalui aksi-aksi kemanusiaan,” ujar Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Faizal Ramadhani.
Kebersamaan dan Kepedulian Sosial
Suasana kekeluargaan langsung terasa ketika personel Satgas Banops dan Satgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 berbaur dengan para pengasuh serta anak-anak panti. Canda, sapaan hangat, dan kebersamaan mewarnai rangkaian kegiatan yang bertujuan mempererat hubungan Polri dengan masyarakat melalui pendekatan yang humanis.
Pengasuh Panti Asuhan Santa Susana, Frederika Takndare, menyampaikan rasa syukur atas kepedulian yang ditunjukkan oleh Satgas Operasi Damai Cartenz-2026. “Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada anak-anak kami,” ujarnya.
Memperkuat Kepercayaan Masyarakat
Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, menegaskan bahwa kepedulian sosial merupakan bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap Polri. “Kegiatan ini menunjukkan bahwa menjaga keamanan tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum, tetapi juga dengan menghadirkan empati dan kebersamaan,” katanya.
Melalui kegiatan sederhana namun bermakna ini, Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 kembali menunjukkan komitmennya untuk mewujudkan Papua yang aman, damai, dan sejahtera. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dengan masyarakat, membangun kepercayaan, dan menciptakan hubungan yang lebih erat Polri dan masyarakat setempat.






















