Headline.co.id, Jogja ~ Tim mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil meraih penghargaan internasional berkat inovasi camilan anti gangguan kecemasan yang mereka kembangkan. Inovasi ini, yang dinamai CalmBar, mendapatkan Silver Medal Theme Sub Health, Silver Medal Sub Theme Food, dan Favorite Poster Theme Sub Food di ajang 5th International Youth Summit (IYS) 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 30–31 Mei 2026. Tim ini terdiri dari Ikhlasul Amal, Qorina Nisrina Hafshah, Zikra Fataha Al Mutansir, Diva Nadiartalika, dan Athar Rosyad Partadireja.
CalmBar merupakan snack bar fungsional yang menggabungkan konsep nutritional neuroscience dengan sensory grounding. Produk ini diformulasikan menggunakan bahan-bahan alami seperti kacang hijau, biji labu, duckweed, kacang tanah, peppermint, madu, kismis, dan Virgin Coconut Oil (VCO). Bahan-bahan tersebut dipilih karena mengandung protein nabati, magnesium, zat besi, antioksidan, serta senyawa bioaktif seperti GABA, triptofan, dan mentol yang berpotensi mendukung fungsi sistem saraf dan membantu regulasi emosi.
Inovasi Berbasis Nutrisi dan Teknologi
Selain CalmBar, tim UGM juga mengembangkan SELF-SCAN, sebuah sistem berbasis aplikasi yang dirancang untuk membantu individu memahami pola pikir dan emosi mereka. Sistem ini menggunakan pendekatan Ecological Momentary Assessment (EMA) untuk memantau dinamika psikologis pengguna dan memberikan intervensi yang sesuai. “Kami ingin menghadirkan solusi yang tidak hanya membantu seseorang merasa lebih baik secara sesaat, tetapi juga membantu mereka memahami dirinya sendiri,” ujar Ikhlasul Amal, ketua tim.
Pendekatan Multidisiplin
Keberhasilan ini menunjukkan bahwa pendekatan multidisiplin yang menggabungkan ilmu biologi, psikologi, dan teknologi dapat menghasilkan solusi inovatif yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Tim berharap inovasi ini dapat dilanjutkan melalui penelitian dan pengembangan lebih lanjut hingga implementasi nyata di masyarakat. “Kesehatan mental bukan hanya tentang mengatasi gejala, tetapi juga membangun kemampuan untuk mengenali dan mengelola proses berpikir serta respons emosional secara mandiri,” tambah Amal.
Harapan untuk Masa Depan
Tim UGM berharap bahwa inovasi mereka tidak hanya berhenti pada tahap kompetisi, tetapi dapat menjadi bagian dari solusi masa depan dalam mendukung kesehatan mental generasi muda. Dengan mengintegrasikan pendekatan biologis dan psikologis dalam satu ekosistem inovasi, mereka optimistis bahwa CalmBar dan SELF-SCAN dapat mendukung generasi muda menjadi lebih sehat dan resilien dalam menghadapi tantangan era digital.
Penghargaan yang diraih di ajang internasional ini tidak hanya menjadi bukti kemampuan akademik, tetapi juga memberikan kesempatan bagi tim untuk berdiskusi dan bertukar gagasan dengan peserta dari berbagai negara mengenai tantangan kesehatan mental yang dihadapi generasi muda di seluruh dunia.





















