Headline.co.id, Jambi ~ Pemerintah Kota Jambi telah menyalurkan bantuan senilai Rp102 juta kepada 12 kepala keluarga yang menjadi korban bencana di berbagai wilayah Kota Jambi selama periode Maret hingga April 2026. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk respons cepat dan kepedulian pemerintah terhadap warga yang terdampak musibah.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Maulana, didampingi oleh Diza Hazra Aljosha, di Ruang Rapat Wali Kota Jambi pada Selasa (19/5/2026). Acara tersebut juga dihadiri oleh Ketua Baznas Kota Jambi M Fadli, kepala perangkat daerah, camat, dan lurah di lingkungan Pemerintah Kota Jambi.
Secara rinci, bantuan diberikan kepada sembilan korban kebakaran, satu korban rumah roboh, serta dua keluarga korban tenggelam. Nilai bantuan disesuaikan berdasarkan hasil verifikasi lapangan terkait tingkat kerusakan yang dialami warga, mulai dari kategori ringan, sedang, hingga berat.
Wali Kota Maulana menyatakan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang menghadapi musibah. “Jangan dilihat dari nominal bantuan yang diberikan, ini adalah bentuk kepedulian dan perhatian pemerintah untuk meringankan beban masyarakat yang sedang tertimpa musibah,” ujarnya.
Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu warga mempercepat proses pemulihan, termasuk memperbaiki rumah dan memenuhi kebutuhan dasar pascabencana. “Semoga bantuan ini bisa meringankan beban bapak dan ibu yang dapat dipergunakan kembali untuk membangun rumah atau tempat tinggal yang rusak,” katanya.
Selain memberikan bantuan materiil, Pemerintah Kota Jambi juga menegaskan komitmennya dalam memberikan dukungan moril kepada keluarga korban agar tetap kuat menghadapi cobaan. “Kami hadir untuk memberikan dukungan moril dan bantuan sebagai bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat yang sedang mengalami musibah,” ujar Maulana.
Ia menjelaskan bahwa Pemkot Jambi terus memperkuat sistem penanggulangan bencana secara menyeluruh, mulai dari tahap prabencana, tanggap darurat saat bencana terjadi, hingga penanganan pascabencana. Sebagai bagian dari upaya mitigasi, Maulana juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana, terutama kebakaran rumah yang kerap dipicu gangguan instalasi listrik maupun kelalaian penggunaan peralatan elektronik. “Mudah-mudahan melalui pencegahan dini bisa mengurangi dampak yang terjadi,” ujarnya.
Sebelumnya, sebagai respons awal terhadap setiap musibah, Pemerintah Kota Jambi juga telah menyalurkan bantuan sosial dan tanggap darurat berupa kebutuhan pokok, bantuan tunai dari Baznas, serta perlengkapan kebutuhan sehari-hari bagi warga terdampak. Melalui bantuan tersebut, pemerintah berharap para korban dapat segera pulih dan kembali menjalankan aktivitas kehidupan secara normal.




















