Headline.co.id, Dumai ~ Pemerintah Kota Dumai, Riau, sedang mempersiapkan arah pembangunan daerah melalui Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Dumai Tahun 2027. Acara ini diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Dumai pada Rabu (28/1/2026). Forum ini bertujuan untuk mengumpulkan masukan dari masyarakat dan pemangku kepentingan terkait tema pembangunan daerah, yaitu Pemantapan Sistem, Sarana, dan Sumber Daya dalam Mewujudkan Kota Industri yang Unggul, serta memastikan sinkronisasi program antarperangkat daerah.
Wali Kota Dumai, Paisal, menekankan bahwa salah satu fokus utama pembangunan adalah penanggulangan banjir melalui penataan bantaran sungai yang dilakukan secara bertahap. “Saat ini penyelesaian penataan bantaran sungai Dumai untuk menanggulangi banjir telah masuk ke segmen satu dan dua dari 10 segmen seluruhnya. Kita targetkan tahun 2026 semua segmen sudah selesai,” ujar Paisal.
Kepala Bappeda Kota Dumai, Budhi Hasnul, sebelumnya memaparkan gambaran kondisi makro daerah serta arah kebijakan pembangunan. Berdasarkan data 2025, pertumbuhan ekonomi Kota Dumai tercatat sebesar 6,36 persen, dengan tingkat kemiskinan 3,08 persen dan tingkat pengangguran terbuka 4,51 persen. Indeks Pembangunan Manusia berada di angka 77,58, sementara Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita mencapai Rp125,011 juta.
Forum konsultasi publik ini juga dimanfaatkan sebagai sarana dialog pemerintah daerah dan berbagai elemen masyarakat, termasuk Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK), pelaku usaha, serta organisasi kemasyarakatan, untuk menyampaikan aspirasi dan masukan terhadap rencana pembangunan Kota Dumai ke depan. Sebagai bagian dari penguatan akuntabilitas, kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penandatanganan perjanjian kinerja perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Dumai sebagai komitmen pencapaian target pembangunan tahun 2026 dan landasan penyusunan RKPD 2027. (rra/MCD)





















